Lika-Liku Software Engineer: Pengalaman Interview Pertama

Interview (xlsys Consulting Limited, 2013)

 

Pas semester terakhir, selain pada sibuk skripsi, anak-anak kuliahan pada umumnya juga pada sibuk nyari kerja. Begitu juga temen-temen gw, mereka udah pada sibuk nyari kerjaan. Beberapa bahkan udah dapet kerjaan sebelum mereka lulus. Gw sendiri? Masih enjoy dan sok jual mahal milih-milih perusahaan. Prinsip gw: Kalo perusahaan bisa sok-sok jual mahal milih staff nya, apa alasan kita, sebagai staff, ga bisa sok-sok jual mahal milih perusahaan? Bener, ga?

Kira-kira 4 bulan setelah gw lulus, ada satu tawaran interview di salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang Business Intelligence yang cukup ternama di Malaysia. Denger-denger company ini pun punya beberapa cabang di Asia.

 

Sehari sebelum interview, kandidat-kandidat lain, sih, biasanya pada belajar, nginget-nginget syntax coding, ngeliatin diagram-diagram yang mungkin bisa jadi soal test. Sedangkan gw, pas gw mau belajar, temen gw malah ngajakin jalan-jalan. Kata temen gw: ‘No need to study lah, usually first time interview they just want to know and see you only. Later if they are interested, you will be invited to second interview and test.‘ Begonya, gw percaya. Kita pun jalan-jalan dan nonton film.
Pas hari H (gw ga tau kenapa disebut hari H), gw dateng ke tempat interview. Karena banyak hal-hal yang di luar dugaan, seperti ga nemu taksi, ketinggalan train, dan train berikutnya yang biasanya on-time sekarang datengnya telat, dan beberapa hal lain yang ganjil. Pokoknya banyak halangan deh, gw pun dengan suksesnya TELAT 1 JAM! Sampe-sampe pas gw dateng, pertanyaan pertama:

‘How many years have you been in KL?’
‘3+.’
‘You never come to this building? (Padahal buildingnya attach ke salah satu shopping mall terbesar di KL).’
‘Very seldom.’

Setelah berbasa-basi dan perkenalan diri yang singkat, dia bilang: ‘I’ll give you one hour to do the test first. Try to do it as many as you can.‘  JENG JENG JENG…!!! Gw pengen ngebunuh temen gw yang ngajak jalan-jalan seharian kemaren.
Gw liat-liat soalnya. Cukup banyak dan bervariasi. Ada soal programming, database, dan soal-soal general seperti: bagaimana cara merespon email dari beberapa case study, bagaimana cara deal with client, dan membuat cerita singkat (kurang dari 100 kata) menggunakan 10 kata yang sudah ditentukan. Pas kasus gw dulu, kata-katanya lucu, ada: frog, needleslake, leaf, dan beberapa kata lagi yang gw ga inget.
Sebenernya soalnya ga susah-susah amet, cuma gw nyaris lupa semua syntax SQL database. Padahal ini perusahaan Business Intelligence (BI), di mana sangat erat sekali hubungannya dengan database! Dalam artian, gw gagal menjawab soal-soal utamanya!
Gw tengok kiri-kanan-atas-bawah, nyariin CCTV. Bermaksud mau googling dan cari cheat. Sepertinya aman, gw ga nemuin CCTV atau sejenisnya. Tapi setelah dipikir-pikir, ga jadi deh. Semua yang terjadi pasti ada sebabnya. Temen gw ngajak jalan seharian dan gw ngikut aja… Halangan-halangan yang bikin gw telat 1 jam nyampe tempat ini…

 

Satu jam kemudian, dia balik lagi. Ngobrol-ngobrol sambil meriksa jawaban-jawaban ngasal gw.

 

Lalu terjadilah percakapan berikut ini antara Interviewer (I) dan Stef (S):
I: I see you are quite strong in programming, but not too strong in database. Why don’t you try to apply in software engineering field instead of Business Intelligence (BI)?
S: Believe me, I’m strong in database as well. I just don’t remember the syntax. Haven’t interacted with any DB since I officially graduate.

I: I see… Why don’t you try to answer this question? (Dia nunjuk salah satu soal programming yang ga gw jawab).

S: Eerr.. that one I’m not so sure.
I: Just give it a try. You just tell me the logic, step by step.
S: I think that first step is to create an array, then bla bla bla (Gw coba jawab dengan ke-sotoy-an gw)
I: Ok correct. You reached half way already. Then?
S: Then I don’t know.
I: How about this? (Dia coba ngasih clue). Do you think it works this way?
S: Oh yeah, sure it works.
Dan akhirnya dia ‘memaksa’ gw untuk menjawab hampir semua pertanyaan. Total interview kira-kira 2.5 jam.
I: How far do you know about our company?
S: Not much. I read about your company profile in your web. I know you provide solution for bla bla bla.

Dia terus menjelaskan tentang perusahaannya, bisnis utamanya, dan clientclientnya. Beberapa client cukup ternama, seperti beberapa bank, beberapa perusahaan telekomunikasi di Malaysia. Dia juga menjelaskan bagaimana konsep BI digunakan dan betapa pentingnya BI bagi perusahaan-perusahaan besar.
I: We don’t mind to provide training for our new staff. Some of our staff here also do not have any IT background. But we still take them if we see that their logical thinking is strong. And for your case, I see your logic is quite strong.
S: I see.
I: How soon can you are able to start working?
JENG JENG JENG…!!! Ini soal yang dari kemaren gw pikirin jawabannya, tapi ga ketemu. Gw dilema. Bokap nyokap gw dapet nawarin tour ke Eropa, mumpung adek gw juga lagi libur panjang karena barusan UAN. Dan tawaran ini baru dateng pas gw udah confirm mau interview. Pastinya, gw ga nolak donk. Kapan lagi bisa jalan-jalan bareng di saat semua free gini?
Gw harus pulang Indo dalam waktu dekat buat ngurus visa Eropa. Tau sendiri, kan, bikin visa Eropa itu lama, kadang-kadang sampe 1 bulan. Selain itu gw nunggu sampe koko gw married baru mau kerja, ga mungkin bolak-balik Indo-KL terus.
I: (Nungguin gw ga jawab-jawab, dia nanya lagi) Any intention going back to Indonesia?
S: Yes, soon. I need to apply Europe Visa and I’m going on Europe tour in the next 3 months.
I: For how long?
S: Maybe around one month for visa, and the tour is 2 weeks.
I: (Terdiam sejenak) We expect you to be able to start working immediately. And let’s say, if you start working in beginning of next month, which is another 2 weeks from now, you are still not allowed to take any annual leave. Some more it’s a very personal reason, a holiday tour, for such a long period.
S: (Gw berdiri, pamit dan nyalamin dia) Okay.
I: (Ikutan berdiri dan nyalamin gw, kayanya sih dia nangkep maksud ‘okay’ nya gw) Well, I will report all the things to my boss and let’s say he decides to approve you, we will let you know via email. Good luck. (Sambil nganterin gw keluar).
S: Thank you very much. Nice to meet you. Bye.
I: Nice to meet you too. Bye.
Anehnya, gw ngerasa lega dan senang setelahnya. Padahal gw yakin, gw ga akan diterima!
Europe, I choose you!!  
Share this!

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of