Aneka Tips: Sukses Interview Untuk Software Engineer

(Dayton High School, 2015)

Postingan kali ini, gw mau berbagi tips interview, khususnya buat yang mau jadi software engineer: Berikut tips-tips nya:

  1. Belajar! Interview itu bukan cuma dateng buat ngobrol-ngobrol. Tapi akan ada test tertulis yang harus dikerjakan. Soal-soal yang biasanya ditanyakan, akan dijelaskan di bawah.
  2. Sebelum berangkat interview, lebih baik cek dengan perusahaan, dokumen apa yang perlu dibawa. Ijazah asli, fotokopi ijazah dan CV / resume wajib dibawa, walaupun perusahaan bilang ga perlu bawa apa-apa.
  3. Cari tahu sedikit tentang perusahaan: bergerak di bidang apa, client nya siapa, dan informasi lainnya. Jadi pas ditanya ‘Apa yang kamu tahu tentang perusahan ini?’, jawabannya ga cuma melongo.
  4. Ga perlu bawa laptop. Serius, deh! Kalian ga akan diminta ngerjain coding di laptop, kok.
  5. Berpakaian sepantasnya. Formal, tapi ga perlu terlalu formal. Untuk cewek, ga perlu pake baju pesta yang bling-bling, sepatu hak tinggi atau rok mini. Buat cowok, ga perlu juga pake dasi atau jas segala. It’s too much, way too much.
  6. Dateng interview jangan telat. Jangan niru-niru gw yang telat pas interview pertama. Tapi ya, ga perlu dateng 1 jam lebih awal juga.
  7. Tersenyumlah saat memperkenalkan diri. Berbicaralah dengan sopan dan tatap mata lawan bicara, jangan sibuk ngeliatin handphone atau awang-awang.
  8. Kerjakan soal test dengan baik. Jangan mencontek, ya. Bila soal test nya cukup banyak, cobalah untuk menjawab pertanyaan sebanyak mungkin. Jangan fokus terlalu lama di satu soal.
  9. Setelah test selesai, biasanya si bos bakal nanya-nanya, dari soal kuliah, pengalaman kerja, atau soal-soal IT general. Jawablah semuanya dengan jujur. Kalo ga tau, bilang aja ‘enggak tahu’, ga perlu sok tahu.
  10. Selesai interview, apapun hasilnya, sebaiknya ucapkan terima kasih atas undangan interview via email.
Berikut soal-soal yang biasa ditanyakan pada software engineer: Gw ga tau kalo soal di Indonesia begini juga atau ga. Soalnya gw ngumpulin data ini dari pengalaman interview pertama dan interview terakhir gw sendiri dan teman-teman gw di Kuala Lumpur.
  1. Pertanyaan matematika dan logika umum, contohnya: Berapakah 2 bilangan selanjutnya:
    1, 1, 2, 6, 24, …, …
  2. Database query, kebanyakan sih, SQL. Biasanya mereka fokus ke LEFT JOIN, INNER JOIN, UNION, UNION ALL, dan aggregate function seperti SUM, AVG, COUNT, MIN, dan MAX.
  3. Masih berhubungan dengan database, biasanya ada case study di mana kandidat akan diminta untuk men-design simpel database berdasarkan case study.
  4. Ada juga soal database teori di mana kandidat harus menjelaskan apa itu 1NF, 2NF, dan 3NF.
  5. Pertanyaan yang berhubungan dengan programming: function untuk menentukan suatu bilangan termasuk bilangan prima atau bukan, function untuk mengubah string menjadi int dan kebalikannya tanpa menggunakan built-in function, function untuk membuat sorting algorithm, dan pertanyaan kreatif lainnya yang kalo gw list bisa sampe ratusan.
  6. Cara membalas email kepada client. Biasanya akan ada beberapa case study. Jawablah dengan professional.
  7. Diagram. Masih inget Use Case? Entity Relationship Diagram? Class Diagram? Biasanya keluar salah satunya.
Biasanya setelah selesai mengerjakan soal-soal tertulis, si bos akan melihat jawaban-jawabannya. Bila kandidat dinilai berpotensi, si bos bakal ‘memaksa’ kandidat buat ngejawab pertanyaan-pertanyaan, dan sedikit memberikan clue-clue. Di sini, si bos bisa ngeliat logical thinking si kandidat dan apakah si kandidat bisa berpikir saat under pressure.

 

Untuk yang sudah berpengalaman, si bos biasa akan bertanya soal pengalaman kerja sebelumnya: perusahannya fokus di bidang apa, client nya siapa, sistem apa aja yang dibuat, seberapa besar kontribusi kandidat, architecture diagram nya seperti apa, dan lainnya.

Petanyaan software engineer yang sudah berpengalaman bisa dilihat di SINI. Selain itu, gw juga pernah nge-post pengalaman gw menghadapi interview ala Microsoft yang bisa disimak di SINI.

Biasanya sih, interview berlangsung minimal 2-3 jam. Beberapa perusahaan bisa saja memanggil kandidat untuk second interview (biasanya, sih, yang interview pertamanya ga langsung sama bos).

Buat yang mau interview, lebih banyak persiapan, pastinya akan lebih bagus.

Good luck!!
Share this!

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of