Jalan-Jalan Terus: Menjelajah Dunia Di Kota Malang

Don’t judge a book by its cover. Mungkin peribahasa itu cocok sekali untuk kota Malang. Walau kota kecil, kota ini ternyata sangat happening, dan ga ada malang-malangnya! Udara yang sejuk dan harga-harga yang relatif murah, menjadikan kota Malang mampu bersaing dengan beberapa kota besar di Indonesia untuk menjadi tujuan utama liburan.

Jawa Timur Park 2

Seriously, gw ulang lagi, don’t judge a book by its cover. Dari luar, Jawa Timur Park 2 atau yang juga dikenal dengan Jatim Park 2, terlihat kecil. Namun ternyata, dalamnya sangat besar. Bagi yang mau berlibur di sini, sebaiknya datang agak pagian, supaya bisa benar-benar menjelajah semua kawasan.

Jatim Park 2 dibagi menjadi 2 kawasan: Batu Secret Zoo dan Museum Satwa. Batu Secret Zoo, salah satu kebun binatang terbaik yang pernah gw kunjungin. Hebatnya lagi, ternyata Jatim Park 2 ini bukan milik pemerintah. Bisa dibayangkan betapa besar upaya pemilik dan pengelolanya untuk mendatangkan hewan-hewan ini. I salute them! Walaupun sebenernya, kalo ngeliat binatang, gw lebih prefer tipe Safari.

Pintu masuk ke Batu Secret Zoo
Batu Secret Zoo bisa dibilang cukup lengkap. Ada berbagai jenis monyet, berbagai jenis harimau dan keluarga kucing besar lainnya, beberapa jenis burung, rakun, berang-berang, kuda nil, ular, sampai hewan laut seperti ubur-ubur, bisa ditemukan di sana. Bahkan ada beberapa binatang belum pernah gw liat sebelumnya.

 

 

 

 

 

Yang pake kacamata itu bukan binatang, tapi gw dan adek gw 😛
Setelah puas menjelajah Batu Secret Zoo, gw melanjutkan perjalanan gw ke Museum Satwa, yang letaknya masih di dalam Jatim Park 2. Masih berhubungan dengan hewan, di Museum Satwa, pengunjung bisa menemukan serangga-serangga yang mungkin di air keras, dan bahan-bahan tertentu yang dibuat dan di-design sedemikian rupa sehingga terlihat seperti hewan nyata, baik dari segi bentuk, warna, dan ukuran.

 

 

 

 

Batu Night Spectacular

Singkatnya disebut BNS. BNS juga tempat hiburan yang lumayan besar, buka dari pukul 3 sore sampai pukul 12 malam. Di dalamnya ada food court dengan aneka pilihan makanan, lengkap dengan musik, dance, air mancur, dan laser show; ruko-ruko yang menjual pakaian, pernak-pernik, serta mainan; wahana permainan seperti laser tag, Go Kart, dan lainnya; rumah hantu (yang ga ada serem-seremnya); 3D museum; rumah kaca; dan lampion garden, wahana favorit gw.
Pintu masuk BNS

 

 

 

 

 


Museum Angkut

Katanya, didirikan oleh group yang sama dengan yang mendirikan Jatim Park. I salute them more! Dari sekian banyak museum yang pernah gw kunjungi, baik di dalam maupun di luar negeri, museum angkut ini adalah museum terbaik!!!

 

Sesuai dengan namanya, museum angkut menyajikan berbagai jenis transportasi dari yang kuno, klasik, hingga modern. Museum transportasi pertama dan terbesar di Asia Tenggara ini memamerkan lebih dari 300 kendaraan. Dari replika mobil yang digunakan Presiden Soekarno, mobil tipe X yang pertama kali dibuat, mobil yang digunakan aktor X, dan banyak lagi. Eh, bukan cuma mobil saja, bahkan ada kereta kuda, motor, kapal, helikopter, dan pesawat, lho.

 

Uniknya lagi, beberapa area di-design sedemikian rupa dengan tema tertentu. Misalnya kota Jakarta jaman dahulu alias Batavia, tentunya lengkap transportasi seperti gerobak, sepeda, delman, dan lainnya. Selain itu ada Jepang, Amerika, Jerman, Inggris (bahkan lengkap dengan replika Buckingham Palace-nya), dan masih banyak lagi. Dateng ke museum ini, serasa menjelajah dunia!

 

Sshhh…! Bumble Bee juga mobil
Mobil kepresidenan jaman Soekarno
Nyokap gw berfoto sama kereta kuda

 

Batavia
Batavia
Batavia
Jepang
Jepang
Eropa
Pertunjukkan film di Eropa. Beneran disetelin film yang masih hitam putih dan beberapa tempat duduk layaknya  bioskop mini.
Inggris
Inggris
Buckingham Palace, Inggris
Hulk di Amerika

Pasar Apung

Keluar dari museum angkut, masih dalam kawasan yang sama, pengunjung disambut dengan Pasar Apung, di mana para pengunjung dimanjakan dengan aneka makanan tradisional khas Jawa Timur. Dari snack-snack jajanan pasar, sampe makanan berat seperti nasi campur, bisa ditemukan di sana. Penggemar kuliner pasti betah berlama-lama di sini. Selain makan, pengunjung juga bisa berfoto-foto serta naik perahu.

 

 

D’Topeng Kingdom Museum

D’Topeng Kingdom Museum masih terletak dalam satu kawasan dengan Museum Angkut. Tepatnya, di dalam Pasar Apung. Dibandingkan Museum Angkut, museum ini termasuk kecil. Di dalamnya ada barang-barang bersejarah peninggalan (mungkin) jaman kerajaan-kerajaan di Indonesia, seperti topeng, patung-patung, keris, koin-koin, dan lainnya.
Berhubung gw bukan pencinta budaya, jadi menurut gw museum ini kurang menarik. Namun, tidak ada salahnya mampir ke museum ini, toh, sudah jauh-jauh datang ke Museum Angkut.

Sekian tentang kota Malang, and againremember not to judge a book by its cover.

Share this!

2 thoughts on “Jalan-Jalan Terus: Menjelajah Dunia Di Kota Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published.