Tiada Hari Tanpa Tawa: Kepolosan si Kecil

Seperti yang pernah gw ceritakan di post sebelum-sebelumnya, gw punya 2 keponakan yang bandelnya minta ampun:

  1. Jovan, saat ini berumur 3,5 tahun dan lebih sering dipanggil ‘Copan’ atau ‘Koko’.
  2. Jovannie, yang biasa dipanggil ‘Mei-mei’, baru berumur 1 tahun 9 bulan. Tapi sudah bisa mengucapkan beberapa kata-kata simpel seperti ‘Mami’, ‘Papi’, ‘Koko’, ‘Ga mau’, ‘Kenyang’, ‘Guk’, dan sebagainya.

 

Walau tiap hari berantem dan bandelnya bukan main, tingkah laku dan kepolosan mereka terkadang bikin gw ketawa, seperti 2 kisah di bawah ini.

Kisah 1

Ketika liburan, kita menginap di hotel yang kebetulan ada bak mandinya. Berhubung keduanya susah kalo disuruh mandi, maminya pun berinisiatif memandikan keduanya sekaligus, sambil main di dalam bak mandi. Dengan begitu kan, keduanya jadi semangat mandi.

Setelah bak mandi dibersihkan dan diisi air hangat, keduanya pun bermain di bak mandi dengan riang sampai beberapa menit kemudian…

Aku nemu batu, Mami!
“ATU! (Batu, maksudnya)” Mei-mei tiba-tiba nyeletuk sambil menyodorkan bongkahan batu kecil berwarna coklat.
“Hah, batu? Taro situ dulu,” sahut maminya yang sibuk mengerjakan sesuatu sambil nunjuk-nunjuk pinggir bak mandi.
(Mei-mei pun meletakkan batu di tempat yang ditunjuk maminya)
Beberapa lama kemudian, sang mami tiba-tiba teringat kalau tadi bak mandinya sudah dia bersihkan. Dia YAKIN ga ada batu di dalem bak mandi. Karena penasaran, dia pun mengambil batu itu dan menyelidiki.
“Kok lembek-lembek, ya? Apaan sih ini?” Dia mikir dalam hati.

TING, bagaikan lampu yang tiba-tiba menyala! Dia pun tiba-tiba sadar kalo itu ternyata TAHI!

“YA AMPUN, dari tadi aku ga ngeh kalo itu tahi. Malah aku pencet-pencet dan cium-cium, lagi!”

Kisah 2
Sejak kecil, Copan hobi banget nontonin YouTube, dari lagu-lagu, video ga jelas, sampe film-film. Sekarang, dia lagi keranjingan nonton Hulk dan Marsha and The Bear. Kalo udah megang iPad, dia betah duduk diem berlama-lama deh, pokoknya.
Dari YouTube pula dia belajar bahasa yang aneh-aneh dan kita ga ngerti. Dia bisa tiba-tiba nyeletuk, “Siti! Siti!” atau bahasa alien lainnya.
Pas ditanya apa itu ‘Siti’, dia cuma jawab, “Itu Marsha yang di film suka ngomong Siti. Gituuuu…”
Penjelasan yang bagus! Sampai detik ini pun, gw tetep ga ngerti apa itu Siti.
Sampai suatu hari, saat berkunjung ke vihara, ada anak seumuran Copan yang benar-benar fasih berbahasa Inggris. Dia lagi main-main sendiri saat kita dekati. Copan, tentu saja ga mau kalah. Dia pun ikutan ‘pamer’ bahasa Inggrisnya, yang selama ini dia pelajarin dari YouTube.
‘!@#$%^&*’ (Copan ikutan ngomong dalam bahasa Inggris yang cuma dia sendiri yang ngerti).
Si anak tadi cuma bengong. Mungkin dia kecewa merasa Bahasa Inggris dia kurang jago, sampe-sampe ga ngerti Copan ngomongin apaan.
‘*&^%$#@!’ (Tanpa peduli ada yang ngerti atau ga, dia tetep ngajak ngomong sendiri).

dan tiba-tiba si Copan nyeletuk…

THANK YOU FOR WATCHING, PLEASE SUBSCRIBE!

Anyway, gw iseng-iseng bikin channel Youtube beberapa minggu lalu. Mungkin suatu saat bakalan gw update, kalo gw udah pinter ngedit video. Klik di SINI kalo mau liat. Dan, mengutip kata-kata Copan, “Please Subscribe!”

Share this!

2 thoughts on “Tiada Hari Tanpa Tawa: Kepolosan si Kecil

Leave a Reply

Your email address will not be published.