Happy Halloween

Orang bilang, semakin sering kita nonton film horror, kita akan menjadi semakin berani. Benarkah demikian? TIDAK SELALU! Kenapa? Karena otak kita menyerap adegan-adegan menyeramkan dan menyimpannya di bawah alam bawah sadar. Adegan-adegan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan ini, bisa tiba-tiba saja muncul dalam situasi-situasi tertentu.

Pernahkah adegan-adegan berikut terbesit di otakmu?

Saat bangun tidur di pagi hari, orang yang tidur bersama kamu tiba-tiba balik badan dengan slow motion dan ternyata mukanya berdarah-darah dan mengerikan. Atau untuk kamu yang tidur sendiri, guling yang kamu peluk, ternyata seorang mayat yang terbungkus kain putih, sedang memelototimu tanpa berkedip.
Selamat pagi!


Atau saat keramas, air dan shampoo yang membasahi rambutmu berubah menjadi darah. Dan ada tangan lain yang super dingin membantumu menyikat punggungmu.

Boleh dibantu?
Pada saat menata rambut atau make-up, kamu tiba-tiba tidak melihat dirimu sendiri di cermin. Kamu justru melihat bayangan makhluk dari dimensi lain tersenyum mengerikan seakan senyuman itu mempunyai maksud tertentu dan ditujukan khusus untukmu.

Lihatlah aku melalui cermin (Top10HM, 2011)
Begitu juga saat dalam perjalanan menuju sekolah atau tempat kerja, kamu melihat motor tanpa pengemudi. Atau mesin mobil yang mendadak mati. Dan pada saat menyala kembali, ada seseorang duduk di kursi belakang mengucapkan, ‘Makasih udah dibolehin numpang’ dengan nada yang super dingin. Atau melihat wanita tua berambut panjang berjubah putih, yang menyebrang jalan dengan kepala tertunduk dan kaki yang tidak menyentuh tanah.

Makasih udah dibolehin numpang! (The Overlook Theatre, 2013)
Kemudian pada saat berada di sekolah atau di kantor, kamu tiba-tiba mencium aroma bunga melati atau kemenyan. Kamu melihat bayangan-bayangan guru-guru atau teman sekantormu yang baru saja meninggal berkeliaran sambil membawa benda-benda kesayangannya. Bahkan satu dari mereka berdiri di belakangmu, mengawasimu selagi mencatat pelajaran. Sementara lainnya memasuki tubuh teman-temanmu, membuat mereka kesurupan. Saat itu, kamu merasakan ruangan bersuhu 25 derajat terasa seperti di kutub utara.

Kelas 1A di mana, ya?

Atau pada saat memasak, kamu melihat kursi di meja makan bergerak sendiri. Kamu pun semakin berhati-hati dan terus menerus memastikan pisau masih tersimpan pada tempatnya dan terkaget-kaget saat melihat daging ayam yang sudah matang pun berdenyut seolah mereka hidup kembali.

Kemudian nafsu makan pun hilang saat kamu melihat bakso berubah menjadi bola mata manusia yang terus memelototimu, serta tercium bau darah segar dari saos tomat.

So you want to eat me? I’m watching you!
Ketika kamu asik menonton TV pun, tiba-tiba lampu mati. Satu-satunya sumber cahaya adalah TV dengan channel yang menayangkan adegan mengerikan. Remote TV pun mendadak tidak berfungsi dan… ‘BRAK’ semua pintu tertutup. Kemudian terdengar suara anak-anak berlarian di tangga, radio dan denting piano yang menyala sendiri.

Tolong keluarkan aku dari sini!

Malamnya, pada saat kamu ingin tidur, kamu memiliki firasat aneh mengatakan bahwa ada orang lain di bawah kolong tempat tidurmu. Atau ada makhluk di atas lemari yang mengawasi kamu tidur.

Jangan pernah melihat ke kolong!

Kalo beberapa dari adegan di atas pernah terbesit di pikiranmu, berhati-hatilah. Sudah bukan rahasia lagi jika otak mempunyai energi yang sangat kuat. Semakin sering kita memikirkan sesuatu, semakin besar pula kemungkinan sesuatu tersebut akan terjadi.

“Reality is a projection of your thoughts or the things you habitually think about” -Stephen Richards.

“And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it” – Paulo Coelho.

Berhentilah berpikir sebelum semua menjadi kenyataan!

PS: Beberapa adegan di atas based on true story. Selamat malam. Sebelum tidur, pastikan di setiap sudut ruangan, di atas lemari, di bawah tempat tidur, dan di balik selimutmu tidak ada siapa-siapa.

Happy Halloween!

Share this!

13 thoughts on “Happy Halloween

Leave a Reply

Your email address will not be published.