Jalan-Jalan Terus: Tokyo (Part 2) – Disneyland VS. DisneySea

Duh, mending ke Disneyland atau DisneySea, ya?

Seperti kebanyakan orang yang mau liburan ke Tokyo, gw pun bingung mau ke Disney park yang mana. Akhirnya, terbesit sebuah bisikan setan ide brilian: Kenapa ga dua-duanya aja, 1 hari untuk Disneyland, dan 1 hari untuk DisneySea?

Yah, beginilah gw kalo bingung, akhirnya malah mau semuanya. Hihihihi.

Informasi Umum Tokyo Disneyland dan Tokyo DisneySea

Tiket Masuk

Harga tiket masuk Tokyo Disneyland / Tokyo DisneySea adalah sebagai berikut:
Tiket masuk Disney Park (Disney.jp, 2016)

1-Day Passport artinya kamu bisa masuk dan bermain seharian di salah satu park yang kamu pilih, yaitu antara Disneyland atau DisneySea, namun tidak untuk keduanya. Kalo kamu mau mengunjungi keduanya, kamu harus membeli 2-Day Passport atau 3-Day atau 4-Day Passport. Jangan membeli 2 x 1-Day Passport, karena harganya justru lebih mahal. Gw sendiri beli yang 2-Day Passport, satu hari untuk Disneyland, dan satu hari untuk DisneySea.
Belilah tiket online supaya ga buang-buang waktu antri di counter. Untuk membelinya, silakan klik di link INI. Setelah selesai melakukan pembayaran, pihak Disney akan mengirimkan file PDF ke e-mail mu, print tiket tersebut di kertas A4, dan ikuti petunjuk cara melipatnya. Begitu tiba di Disneyland / DisneySea, kamu bisa langsung menuju ke gate dan masuk dengan meng-scan barcode yang ada di tiket tersebut.

Makanan dan Minuman

Disneyland maupun DisneySea menyajikan makanan yang beraneka ragam, dari mulai popcorn, hamburger / sandwich, makanan Jepang, makanan khas Barat, makanan Cina, hotdog, sup, buah-buahan, sampe minuman beralkohol. Namun harganya tidaklah murah. Untuk snack seperti hotdog / sandwich, harga berkisar ¥‎700 – ¥1.000, sedangkan makanan berat seperti steak, bisa berkisar ¥2.000-¥5.000. Soal minum, tidak perlu khawatir, kamu cukup membawa botol kosong saja dan re-fill di dalam taman.
Dari panduan-panduan orang yang gw baca, ada yang menyarankan untuk membeli bento di mini market (biasanya sekitar ¥300 – ¥500), kemudian simpan di dalam tas (kalo bisa letaknya agak tersembunyi, misalnya dibungkus jaket atau diletakkan di bagian yang sulit dijangkau) untuk makan siang.
Gw sendiri lebih memilih makanin snack seperti popcornchicken leg, turkey leg, pizza, dan lainnya. Memang sih harganya sedikit mahal, tapi ya, well, namanya juga liburan =P. Ga ada salahnya menikmati makanan liburan, kan?

FastPass

Para pengunjung hanya bisa mendapatkan FastPass setiap 1 jam sekali. Tidak semua atraksi bisa menggunakan FastPass. Maka dari itu, sebenernya tidak ada guide khusus untuk FastPass. Harus pintar-pintar melihat situasi aja. Berikut cara-cara untuk mendapatkan FastPass:
  • Cek jadwal FastPass dan lamanya waktu menunggu yang biasanya terletak di pintu masuk suatu atraksi.
  • Pertimbangkan apakah FastPass benar-benar dibutuhkan atraksi tersebut. Contoh situasi yang membutuhkan FastPass: atraksinya menarik namun antriannya sangat panjang (standby wait time-nya lebih dari 45 menit), jadwal FastPass nya cocok dengan keinginan kamu.
  • Jika kamu tertarik untuk FastPass, scan barcode tiketmu di mesin FastPass. Mesin FastPass  untuk suatu atraksi biasanya terletak di dekat pintu masuk atraksi itu sendiri.
  • Simpan tiket FastPass baik-baik. Jagan lupa cek jadwal FastPass-mu selanjutnya, jadwal FastPass  tertulis di bagian bawah tiket FastPass terakhirmu.
  • Kembalilah ke atraksi tersebut pada jadwal yang sudah ditentukan. Berbekal FastPass di tangan, antrilah di antrian khusus FastPass.
Mesin FastPass untuk Monsters Inc. Ride & Go Seek!

Disneyland VS. DisneySea

Disneyland ada di mana-mana dan semua memiliki tema yang sama: California, Paris, Hong Kong, Tokyo. Namun DisneySea itu unik dan hanya ada satu: di Tokyo.

Itulah alasan utama yang membuat gw awalnya mau mengunjungi DisneySea. Ternyata, setelah mengunjungi keduanya, gw lebih suka DisneySea dibanding Disneyland. But overall, both are awesome!!

Menurut penilaian sotoy gw yang udah pernah menjelajahi keduanya dan bermain di sana seharian penuh, berikut perbedaan utama Disneyland dan DisneySea

Permainan

Disneyland lebih cocok untuk keluarga dan anak-anak kecil. Permainan di Disneyland tidak ekstrim dan kids friendly.
DisneySea lebih cocok untuk orang dewasa atau couple. Permainan di DisneySea lebih ekstrim, beberapa atraksi di DisneySea tidak cocok untuk penderita motion sickness, dan beberapa menerapkan tinggi minimum yang tentunya tidak cocok untuk anak-anak.

Karakter Disney

Karakter utama Disney seperti Mickey, Minnie, Donald, Pluto, Stitch, berkeliaran di Disneyland, tidak jarang mereka pun berinteraksi dan menyapa anak-anak kecil.
Memang ada beberapa karakter Disney di dalam DisneySea, tapi tidak sebanyak dan seterkenal karakter-karakter yang ada di Disneyland. Hanya beberapa karakter yang gw temui di DisneySea: Stitch, Paman Gober, dan Jafar. Udah gitu, karena mereka diharuskan menjiwai karakternya masing-masing, jangan heran kalo si Stitch itu usil dan hiperaktif banget, atau si Jafar yang gayanya ‘sok’ sombong pas minta difoto.

Nuansa

Di Disneyland, gw lebih merasa kalo gw ada di dunia ‘Disney‘, terlebih dengan adanya Disney Castle. Sedangkan di DisneySea, gw lebih ngerasa kalo gw lagi di beberapa negara yang berbeda-beda. Seperti atraksi Venetian Gondolas yang membuat gw merasa lagi di Venezia, atau serasa di Agrabah saat menonton The Magic Lamp Theater.

Parade

Disneyland menyediakan beberapa atraksi seperti DreamLights parade (kalo ga salah atraksinya setiap hari jam 8 malem pas udah mau tutup, kecuali saat cuaca yang kurang bersahabat), kembang api (pada saat-saat tertentu), atau parade lainnya yang tergantung musimPas gw dateng ke sana ada Easter Parade, dan kata temen gw, pas Frozen baru tayang, Disneyland menyediakan Frozen parade. Let it go… let it go…
 

Too bad, mereka ga punya parade apa-apa di DisneySea, not even a firework… Atau mungkin, gw yang lagi sial datengnya ga pas kali, ya? Para pembaca, ada yang pernah ngeliat parade di DisneySea?

Gw pribadi lebih suka DisneySea dibanding Disneyland, begitu juga dengan si Mr Hamburger. Dia suka permainan yang agak ekstrim, dan DisneySea lah tempatnya.

***

Oke, cukup introduction-nya, gw lanjutin itinerary Jepang gw. Here we go….

Hari Pertama – Hari Keempat: Tokyo

Semuanya di sekitar Tokyo, itinerary udah gw share di Jalan-Jalan Terus: Tokyo (Part 1)

Hari Kelima: Tokyo Disneyland

Note: Di dalam Disneyland, belum tentu ada map yang berbahasa Inggris. Sebaiknya simpan satu soft copy di HP-mu. Map berbahasa Inggris bisa didapat di SINI, lengkap dengan lokasi snack, restoran, toilet, tempat berbelanja, dan keterangan setiap atraksi. List dan keterangan atraksi juga bisa didapat di SINI.
 
Berikut beberapa atraksi yang bisa menggunakan FastPass di Disneyland:
  • Big Thunder Mountain
  • Splash Mountain
  • Haunted Mansion
  • Pooh’s Hunny Hunt
  • Buzz Lightyear’s Astro Blasters
  • Space Mountain
  • Star Tours: The Adventures Continue
  • Monsters Inc. Ride & Go Seek!

Berdasarkan pengalaman gw, dua atraksi yang paling rame yaitu Monsters Inc. Ride & Go Seek! dan Pooh’s Hunny Hunt.

Gapura Tokyo Disneyland
Easter eggs!
Para Disney karakter bermain bersama anak-anak
Cinderella Castle di Fantasyland, foto wajib kalo mengunjungi Disneyland
Easter Parade 2016
Easter Parade 2016
it’s a small world di Fantasyland
Foto bareng Stitch, karakter Disney yang paling gw suka

Maaf kalo videonya terlalu shaky, yang ngerekam dan yang ngedit masih amatiran =P

Hari Keenam: Tokyo DisneySea

Note: Di dalam DisneySea, belum tentu ada map yang berbahasa Inggris. Sebaiknya simpan satu soft copy di HP-mu. Map berbahasa Inggris bisa didapat di SINI, lengkap dengan lokasi snack, restoran, toilet, tempat berbelanja, dan keterangan setiap atraksi. List dan keterangan atraksi juga bisa didapat di SINI.

Berikut beberapa atraksi yang bisa menggunakan FastPass di DisneySea:

  • Tower of Terror
  • Toy Story Mania!
  • Indiana Jones Adventure: Temple of the Crystal Skull
  • Raging Spirits
  • The Magic Lamp Theater
  • Mermaid Lagoon Theater
  • 20,000 Leagues Under the Sea
  • Journey to the Center of the Earth

Dua atraksi yang paling rame yaitu Toy Story Mania! dan Tower of Terror.

Kapal besar di depan pintu masuk DisneySea
Keliatan Mount Prometheus di background
Lost River Delta
Ternyata di DisneySea ketemu Stitch lagi!
Si Jafar yang ‘sok’ sombong, susah banget buat dimintain foto.
Arabian Coast
Mermaid Lagoon
Toy Story Mania di American Waterfront.
Mediterranean Harbor. Bener-bener mirip kaya Venezia!
Naik gondola ala Venezia
Berfoto bersama patung Walt Disney

Next, baca juga perjalanan gw di Kyoto yang gw post di SINI.

Untuk yang malas membaca terlalu detail, bisa juga membaca summary jalan-jalan gw ke Jepang di SINI.

Share this!

18 thoughts on “Jalan-Jalan Terus: Tokyo (Part 2) – Disneyland VS. DisneySea

  1. Hello Stefanie,
    Aku mau nanya dong kalau mau beli tiket disney online kayak yg kamu bilang di atas itu kan mesti lewat websitenya nah dia ada bilang cara terima tiketnya gimana, terus dia langsung tentukan “delivery” dan itu aku ga bisa ubah ke metode lain jadi aku ga bisa beli tiketnya karena dia kan ga bisa kirim overseas, waktu itu kamu beli tiketnya gimana ya bisa sampe ke bagian payment dll? Karena aku stuck di bagian cara penerimaan tiketnya itu…hmmm

    1. Hi Anon,

      Aku pake Google Chrome ga ada masalah kok. Pas di halaman pertama, pilih Ticket Type-nya: Disney’s eTicket. Abis itu masukin tanggal yang dituju, dan klik Search. Kemudian akan muncul jenis-jenis tiket, klik Purhcase pada tiket yang diinginkan.

      Terus isi jumlah tiket dan park nya (Disneyland / DisneySea), click Continue. Ketika diminta login, pilih yang New Users – Outside Japan.

      Setelah bayar, tiket akan dikirimkan ke email. Cukup di print di kertas A4 dan di scan di gate saja.

      1. Oh gitu, thanks infonya Stefanie hehe ini akhirnya aku bisa print tiketnya nih tapi kan di website ny dibilang ukuran kertas harus A4 dan margin ng harus 10mm (top,bottom,left,right) nah pas aky print tiket aku, marginnya ga bisa diatur jadi 10mm begitu hmm kalo kamu waktu itu gimana? Masalah ga sih kalo margin ny ga 10mm gitu?

    1. Hi sekar,

      Tergantung season sih. Aku ke sana bukan pas peak season, bukan weekend juga. Jadi antrinya ga begitu panjang. Yang paling lama antri cuma 45 menit.

      Pas itu, sebenernya jam 4 an sore udah beres semua, cuma aku masih ga mau keluar, mau makan, foto-foto, dan muter-muter di gift shop karena memang nyari sesuatu. Hehe… Terus kalo di Disneyland, aku juga memang sengaja nunggu show-nya jam 8 malem.

    1. Hi Sinthia,

      Fastpass ga perlu beli kok, semua orang bisa ambil. Biasanya di depan pintu utama setiap atraksi, ada mesinnya. Tapi dalam sehari, paling-paling kamu cuma bisa daftar 2-3 fastpass, ga bisa di semua atraksi karena ada limitnya. Jadi mesti pinter-pinter milih atraksinya sama atur waktunya.

  2. Hi stefani, salam kenal.
    Kami plan tiba dr Kansai. Itten kami ke daerah Osaka (namba,dotonbori, o castle, tempzan F Wheel, UMeda S B, USO), Kobe, Nara, Kyoto (Arashiyama, temples) dan Tokyo (disneysea). Plan menginap 3hari pertama di Namba, 4hari ke-2 di Tokyo, 4hari kemudian back to Namba. Kalo situasi mengijinkan kami mau ke Gng Fuji. Pertanyaan kami

    1. Pass apakah yg lbh baik kami beli utk ke daerah2 diatas? Bila beli JR Pass, apakah daerah diatas tercover semua inc g.Fuji? Hokuriku pass kata temen mencakup daerah Osaka sekitarnya, bila kami beli itu, pas ke Tokyonya apakah mahal beli tiket train pp nya, mksdnya jatuhnya lbh mahal?

    2. Boleh info kan daerah beli electronik murmer dsana? Plan cari kamera digital/manual gitu.

    3. Dimana utk tempat main salju sekail di mt Fuji (krn ke mt Fuji msh lihat kondisi nantinya)

    4. Festival2 apa saja saat winter dsana?

    5. Baiknya beli perlengkapan winter dsana atau dr Jakarta. Mksdnya lbh murah dsana kah? Qualitasnya?

    6. Beli etiket disneysea nya bs dr jakarta kan? Orint jakarta, baru tinggal scan di gate disneysea nanti.

    Maaf banyak bgt pertanyaan kami krn kami baru pertama kali dan jalan sdiri tanpa travel.
    Trima kasih sebelumnya..

    1. Hi Vennel,

      1. JR train meng-cover semua wilayah Jepang. Kalo mau tau lebih mahal atau lebih murahnya, harus dihitung dulu satu per satu tujuannya.

      2. Gw waktu ke Jepang ga beli alat-alat elektronik. Amannya sih, beli di Indonesia aja. Ga ribet ngurus pajak di bandara, dan kalo ada apa-apa, servis dan garansinya juga lebih mudah.

      3-4. Gw sendiri belom pernah ke Mt Fuji, ga familiar dengan nama-nama tempat dan festivalnya.

      5. Kalo memang berencana ke Jepang saat winter, dari Jakarta sebaiknya sudah menyiapkan pakaian winter. Kalo ga, begitu keluar bandara sudah beku duluan donk?

      6. Tiket Disney bisa beli online kok. Nanti setelah terkonfirmasi, tiketnya bakalan di-email. Tiket harus di-print di kertas A4, dan pas mau masuk Disney, tinggal scan aja barcode-nya.

  3. hai, pas di jepang pake sewa wifi ato simcard ya? ada info kalo sewa wifi ato beli sim card dimana dan brp harganya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.