Seputar Cincin Berlian Solitaire (FAQ)

Apa itu cincin solitaire?

Solitaire artinya sendiri. Cincin solitaire bermakna “a precious stone set by itself”, walaupun pada kenyataannya, beberapa cincin solitaire tidak hanya terdiri dari satu batu saja. Tapi ada beberapa batu kecil yang ‘menemani’ di samping batu utama. Cincin solitaire sangat terkenal untuk cincin tunangan (proposal).

Mengapa cincin solitaire?

  • Cincin solitaire terlihat ‘mahal’.
  • Cincin solitaire tidak akan pernah ketinggalan jaman.
  • Cincin solitaire mudah dipadukan dengan pakaian apapun.

Apa cincin tunangan itu harus cincin solitaire?

Tidak ada yang mengharuskan. Kalo memang suka ya silakan, kalo tidak pun, cincin nonsolitaire juga ok.

Apa cincin nikah itu harus cincin solitaire?

Sekali lagi, tidak ada yang mengharuskan. Tapi biasanya cincin nikah itu simpel dan polos, bukan solitaire.

Cincin tunangan sama cincin nikah sama atau beda?

Teorinya sih, cincin tunangan hanya digunakan oleh wanita. Sedangkan cincin nikah itu sepasang, dipakai oleh pihak pria maupun wanita. Cincin tersebut bisa saja cincin yang sama, bisa juga cincin yang berbeda. Tidak ada aturan pasti, sesuaikan dengan budget dan kemampuan finansialmu sendiri.

Berapa budget yang sehat untuk cincin tunangan?

Menurut budaya barat, cincin tunangan itu penting karena menggambarkan status pria, ‘nilai’ si wanita, dan seberapa besar cinta pria ke wanitanya. Cincin tunangan secara tidak langsung juga memberti tahu pria-pria lain bahwa wanita tersebut sudah terikat. Makanya ga heran kalo bule-bule beli menghabiskan 3 bulan gaji mereka untuk cincin tunangan. Namun pesta pernikahan mereka cenderung simpel dan tidak mewah seperti di Indonesia.

Di Indonesia sendiri, ga ada aturan berapa bulan gaji untuk cincin tunangan. Atur-atur aja budget-nya, mau 1/10 gaji atau 10 bulan gaji pun boleh kalo memang sudah dipersiapkan sebelumnya. Yang penting, jangan sampe sekarat atau ngutang-ngutang buat beli cincin dan buat pesta.

Tapi kalo niatnya mau cincin berlian solitaire, ya silakan minimal siapkan 15 juta rupiah.

Batu terbaik untuk cincin solitaire?

Berlian, pastinya. Dan tulisan ini memang akan fokus di berlian. Makanya judulnya “Seputar Cincin Berlian Solitaire”.

Informasi lebih lengkap tentang pemilihan berlian, silakan baca post gw: Tips Memilih Berlian Berkualitas.

Berlian untuk cincin tunangan, biasanya berapa carat?

Kata toko-toko berlian yang gw survey, biasanya berlian cincin tunangan solitaire berkisar 0,3 – 0,7 carat.

Pilih diamond setting yang mana?

Diamond setting adalah teknik pemasangan berlian pada cincin. Ada beberapa macam diamond setting:

Berbagai macam diamond setting (Kissing Solitaire Diamonds, 2014)
Berbagai macam diamond setting (Kissing Solitaire Diamonds, 2014)

Teknik yang paling terkenal untuk cincin solitaire adalah Prong (atau V-Prong untuk berlian yang bentuknya persegi empat). Mengapa? Seperti yang udah gw jelasin di atas, cincin solitaire sangat fokus pada berliannya. Dan dari sekian banyak diamond setting, prong setting-lah yang paling menonjolkan berlian.

Kalo mau berliannya tidak terlalu mencuat ke atas, bisa pilih Tension. Teknik Bezel membuat berlian terlihat kecil sehingga kurang diminati. Teknik sisanya: Channel, Pave, dan Bar, tidak cocok untuk cincin solitaire.

Kalo mau prong setting, pilih yang 4-prong atau 6-prong?

Perhatikan gambar di bawah. Ring setter 4-prong akan membuat berlian terlihat kotak dan lebih besar. Ring setting 6-prong akan membuat berlian lebih bulat dan lebih aman.

4-prong vs 6-prong (Your Diamond Teacher, 2017)
4-prong vs 6-prong (Your Diamond Teacher, 2017)

Namun, bukan berarti 4-prong tidak kuat. 4-prong bisa saja sekuat 6prong, tergantung skill si pemasang, bahan, dan ketebalan prong. Umumnya prong pada 4-prong lebih tebal dibanding prong pada 6-prong.

Aturan general-nya, untuk batu di bawah 1 carat, gunakan ring setter 4-prong. Lebih dari itu, gunakan ring setter 6-prong.

Kalo mau 4-prong tapi tidak mau berlian terlihat kotak, bisa diakali dengan menggunakan prong yang terletak seperti arah jam 12, 3, 6, dan 9. Kalo ga percaya, coba aja liat gambar di atas, tapi kepalamu diputer dikit, sampe prong nya berada pada posisi jam 12, 3, 6, 9. Gimana? Keliatan lebih bulet kan?

Baca Juga: My Engagement Ring

Cincinnya emas, emas putih, atau rose gold?

Tergantung selera.

Aturan umumnya, kalo berliannya colorless, atau menurut sertifikasi GIA warnanya di atas grade I (grade D – H), gunakan warna putih (bisa emas putih, bisa platinum).

Kalo berliannya sedikit kekuningan (sertifikasi GIA grade I ke bawah), gunakan gold atau rose gold.

Pilih emas 14K, 18K, atau 24K?

K artinya karat, yang mendefinisikan persentase emas dalam suatu logam:

  • Emas 24K berarti kandungan emasnya 100%.
  • Emas 18K berarti kandungan emasnya 75%, 25% sisanya campuran logam lain.
  • Emas 14K berarti kandungan emasnya 58,33%, 41,67% sisanya campuran logam lain.

Walaupun kedengerannya emas 24K lebih bagus, jangan pilih yang 24 karat. Emas murni itu sifatnya sangat lunak. Ga mau kan, cincinmu tiba-tiba penyok?

Nah supaya lebih kuat, logam mulia ini harus dilebur dengan logam lain. Emas 14K lebih kuat dibanding emas 18K. Bagusnya lagi, karena kadar emasnya lebih sedikit, emas 14K juga lebih murah dibanding cincin 18K. Namun di sisi lain, emas 14K lebih cepat berubah warna menjadi kekuningan dibanding emas 18K, apalagi jika sering berkeringat. Jadi kalo kamu pilih cincin emas putih, pilih yang 18K.

Pilih emas atau platinum?

Warna asli emas adalah kuning mengkilap sedangkan warna asli platinum adalah putih. Jika ingin cincin berwarna kekuningan, pilih yang berbahan emas. Opsi platinum hanya berlaku jika kamu bingung memilih antara emas putih atau platinum.

Dari segi harga, platinum lebih mahal dibanding emas. Mengapa?

  • Karena tambang platinum lebih sedikit dibanding tambang emas.
  • Platinum lebih padat. Untuk membuat cincin ukuran yang sama, dibutuhkan lebih banyak platinum dibanding emas.
  • Karena sifatnya kuat, butuh skill khusus untuk membuat cincin platinum yang bagus.
  • Lebih pure. Biasanya, cincin platinum dibuat dari 95% platinum, dan hanya mengandung logam campuran lain 5% saja.

Banyak yang bilang, cincin platinum lebih kuat dibanding cincin emas, benarkah? Iya dan tidak. Platinum memang lebih keras dan sulit dibentuk dibandingkan emas, maka itu tidak mudah pecah. Akan tetapi, dibanding emas 18K (yang mengandung 25% logam lain yang bikin cincin kuat), platinum hanya mengandung 5% logam lain yang menguatkan. Dan inilah yang membuat platinum justru lebih mudah tergores.

Pilihlah platinum jika:

  • Kulitmu sensitif terhadap emas.
  • Menginginkan sesuatu yang berat. Kali aja kamu pengen jarimu berotot. Hehehe.
  • Kepercayaanmu melarangmu untuk menggunakan cincin emas saat beribadah.
Share this!

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of