Koper dan Gembok TSA

Buat kamu yang pernah ke Amerika, atau berencana pergi ke sana, mungkin ga asing sama kata TSA Lock atau gembok TSA.

Kalo ga tau, jangan khawatir, di postingan kali ini, gw akan menjelaskan apa dan kenapa harus pake gembok TSA.

Apa sih gembok TSA itu?

Gembok TSA adalah gembok yang sesuai dengan standar yang ditentukan oleh TSA. Gembok ini dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan khusus yang bekerja sama dengan TSA.

Gembok TSA berbeda dengan gembok lain, karena gembok TSA mempunyai kunci khusus. Cara mengeceknya mudah, tinggal diliat saja gembok / slot kuncinya. Kalo ada logo TSA (itu yang merah-merah di gambar), ada kode kunci TSA nya, dan ga beli di tempat abal-abal, ya  kemungkinan besar itu gembok asli standar TSA.

Gembok TSA (Travel More, 2018)
Gembok TSA (Travel More, 2018)

Koper dengan built-in lock TSA (Samsonite, 2018)

Saat kamu membeli koper atau gembok TSA, kamu tidak akan mendapatkan kuncinya.

Tenang, tenang, ga perlu marah-marah sama penjualnya. Kamu ga ditipu kok. Demi keamanan, yang punya kunci hanya yang berwenang saja, seperti petugas TSA (walau kabarnya kuncinya sudah ‘bocor’ dan berhasil diduplikat oleh oknum lain). Kunci tidak diberikan ke pembeli (masyarakat awam) seperti kita. Kita sebagai pemilik gembok, hanya bisa membuka gembok tersebut berdasar angka kombinasinya saja.

Dari tadi nyebut-nyebut TSA, TSA itu apa sih?

Transportation Security Administration (TSA) adalah bagian dari sistem keamanan bandara di Amerika. Tugas mereka adalah menjaga keamanan bandara di seluruh wilayah Amerika, seperti pengecekkan barang bawaan, inspeksi bagasi, melayani lost and found, termasuk membantu disabilitas dan anak-anak yang terbang sendirian, dan lainnya.

Eh tunggu. Inspeksi bagasi? Dibuka-buka gitu bagasinya?

Yup. Untuk alasan keamanan, mereka mempunyai hak untuk memeriksa dan MEMBUKA koper penumpang yang dicurigai. Bukanya juga bisa kapan saja mereka mau, ga mesti di depan penumpang tersebut.

Kan, kopernya digembok. Gimana bukanya?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, petugas TSA punya master key-nya. Master key ini bisa dipakai untuk membuka gembok TSA tanpa perlu tahu nomor kombinasinya. Asal gembok TSA yang asli ya, bukan yang abal-abal.

So yeah, mereka bisa leluasa membuka bagasi yang dianggap mencurigakan dengan mudah.

Kalo ga pake gembok TSA, gimana donk?

Kalo memang dicurigai, mereka akan melakukan apapun untuk membuka koper / gembok tersebut. Apapun. Kalo harus dirusak, ya dirusak.

Tahu darimana kalo koper kita dibuka oleh TSA?

Kalo ga kelupaan dan belum kehabisan, mereka akan melampirkan selembar kertas berjudul Notice of Baggage Inspection, yang isinya memberi tahu penumpang bahwa koper itu sempat dibuka dan diperiksa. Tujuannya supaya penumpang ga kaget jika posisi barang berpindah dan isi koper jadi acak-acakan saat dibuka.

Malah di Mitchell Airport – Wisconsin, Notice of Baggage Inspection-nya ada cap tanggal, waktu, dan petugas yang melakukan inspeksi. Sayangnya ga semua bandara menerapkan aturan seniat itu. Biasanya sih, hanya notice-nya saja, tanpa embel-embel tanggal dan nama petugas.

Tapi bagaimana pun itu, jangan khawatir, mereka tidak akan mengambil barang-barangmu, kecuali barang tersebut dinilai membahayakan atau masuk dalam kategori barang terlarang. Contoh kecil yang paling sering dilanggar: power bank, rokok dalam jumlah berlebihan.

Notice of Baggage Inspection
Contoh surat ‘cinta’ dari TSA

Terus kita bisa minta ganti rugi atas koper / gembok yang rusak itu ga?

Kalo ga pake gembok TSA, ya ga bisa. Salah sendiri ga ngikutin peraturan, secara penggunaan TSA udah jadi aturan resmi pemerintah sana.

Apa TSA ini wajib saat bepergian ke Amerika?

Ga wajib… tapi jangan salahkan petugas jika koper / gembokmu dirusak.

Dan… jika setelah pemeriksaan ada barang yang hilang (selain barang yang dilarang tentunya), mereka akan menolak ganti rugi dengan alasan  koper / gembok tidak sesuai standar TSA.

Apa TSA diwajibkan di negara-negara lain selain Amerika?

Ga ada aturan TSA untuk negara-negara lain. Memang ada berita simpang siur yang bilang Kanada dan beberapa negara di Eropa menerapkan peraturan serupa, tapi kebenarannya masih diragukan. Dan yang gw tau, soal bagasi, bandara Eropa ga seketat bandara Amerika.

Boleh ga pake gembok TSA ke negara lain?

Boleh-boleh aja. Untuk negara-negara lain, gembok biasa sama gembok TSA ga ada bedanya. Toh mereka sama-sama ga punya kuncinya.

Tapi kalo kamu paranoid (inget, master keys TSA sempat bocor dan berhasil diduplikat oknum lain), kamu boleh aja pake gembok nonTSA atau apapun itu yang kamu anggap aman.

Percuma donk, kalo udah digembok tapi petugas bandara bisa buka?

Menurut gw sih, gembok itu berfungsi sebagai perlindungan tambahan agar barang-barang kita aman. Seenggaknya, dengan digembok / dikunci, koper kita ga mudah dimaling atau dimasukkin barang-barang yang membahayakan (baca: narkoba). Sedangkan petugas bandara di Amerika sana, bukan maling dan bukan orang jahat. Proses inspeksi pun (katanya) terekam CCTV. Kalo ada barang hilang (asal bukan termasuk barang yang dilarang) bisa lapor dan minta mereka cek CCTV.

Gw pernah ke Amerika. Waktu itu pake koper TSA lock, tanpa gembok tambahan. Koper gw dibuka, isinya jadi berantakan, nutup suitcase cover-nya kebalik pula. Tapi ga ada satu pun barang yang hilang.

Kalo dipikir-pikir, cukup sopan juga kalo mereka inspeksi, diatur oleh aturan yang jelas, walau harus merusak gembok non-TSA, tapi seenggaknya ngasih surat pemberitahuan dan barang tidak hilang.

Jauh lebih mending daripada ‘digeledah’ tanpa izin, tidak sesuai aturan, gembok / tas rusak,  tidak ada pemberitahuan, dan barangnya hilang… seperti yang sering kejadian di bandara Jua… Ah sudahlah, tidak perlu diceritakan lagi.

***

Nah, jadi udah tau kan, kegunaan gembok TSA?

Sedikit saran dari gw:

Belilah koper yang udah built-in TSA lock, jadi ga perlu beli gembok TSA tambahan.

Kenapa? Karena dari beberapa kasus yang pernah gw denger, setelah pemeriksaan, gembok TSA ga dibalikin (entah lupa atau bagaimana). Kalo gitu kan sayang, udah beli mahal-mahal, eh gemboknya diambil.

Asumsi gw sih, untuk mempercepat proses, mereka buka gembok di beberapa koper sekaligus. Abis meriksa, mereka lupa gemboknya itu punya koper yang mana aja. Akhirnya daripada salah, ga dipasang balik deh. Ga mau kan, kalo kopermu tiba-tiba tergembok oleh gembok orang dan kamu ga bisa buka karena ga tau nomer kombinasinya? Hihihi.

Share this!

Leave a Reply

Your email address will not be published.