Teknologi dan Kesehatan

Tiba-tiba, gw teringat pernah berdiskusi dengan seorang temen yang kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Topiknya cukup menarik, makanya gw berniat share di sini.
Sebelum masuk ke topik diskusi, gw mau menceritakan sekilas tentang teman gw: dia cowok, tinggi, pake kacamata, jalannya cepet banget (jalannya mungkin lebih cepet dari larinya Usain Bolt), jomblo, dan sering galau. Untungnya dia childish jenius, bersama timnya pernah meraih medali emas di kompetisi Genetically Engineered Machine (iGEM) 2014 yang diselenggarakan di Boston, Amerika. Dia juga satu-satunya temen gw yang ke Kuala Lumpur mengunjungi Biomedical Museum. Sedangkan gw yang 8 tahun di Kuala Lumpur aja, ga tau ada Biomedical Museum eksis di sini. Jadi bisa dibilang, dia cukup expert dalam topik diskusi ini.
Ok, kembali lagi ke topik. Topik yang cukup intense ini dimulai dari pertanyaan gw:

Vaksin itu kan virus yang dilemahkan. Memangnya gimana caranya memperlemah virus? Dipanasin? Didinginin? Ga dikasih makan? Disetrap di pojokan sambil angkat satu kaki? Diputusin pacar? Atau digebukin sampe pingsan?

Read more “Teknologi dan Kesehatan”

Share this!

Antara Tahu dan Tidak Tahu

Bayi dan anak-anak batita (bawah tiga tahun) punya rasa ingin tahu yang besar. Maklum saja, mereka baru keluar dari tempat yang sempit dan gelap, menuju dunia berukuran raksasa dan beraneka warna.
Mereka selalu tertarik dengan hal baru. Hal yang mungkin super simpel sekalipun, seperti bola yang empuk, boneka donal bebek, wiper mobil yang bergerak, bel rumah, denting piano, dan banyak lagi. Bahkan saat dia menangis, bermain dengan boneka Donal Bebek atau melihat pohon natal dengan lampu dekorasi berkelap-kelip saja sudah bisa menghentikan nangisnya.
Keponakan gw bermain bersama teman barunya, si Donal Bebek
Permainan cilukba yang menurut kita sangat membosankan, bisa membuat mereka tertawa kegirangan. Atau di saat mereka baru mengenal anjing, mereka akan mencoba menirukan suara anjing, ‘Guk Guk Guk’ berulang-ulang kali.

Read more “Antara Tahu dan Tidak Tahu”

Share this!

Spirit Anak

  • Guildford Borough, 2013

Ketika kita beranjak dewasa, ngerasa ga kalo perlahan-lahan kita kehilangan ‘spirit anak kecil’ dalam diri kita?

Gw inget waktu gw kecil… jatuh dari sepeda berpuluh-puluh kali, luka dan berdarah-darah di mana-mana, tapi gw ga pernah kapok naik sepeda lagi.
Belajar main badminton atau main pingpong pun begitu. Walau kayanya gw lebih banyak ngambil kok atau ambil bola pingpong daripada mainnya, tapi tetep semangat main.

Read more “Spirit Anak”

Share this!