Flappy Bird

Ada yang tahu game Flappy Bird yang dulu sempat nge-trend banget? Itu lho, game yang simpel, ga perlu mikir, bisa dimainin tanpa koneksi, agak nyebelin (apalagi suaranya!), tapi bikin banyak orang kecanduan.
Ternyata, game Flappy Bird itu gampang banget dibuatnya. Terinspirasi dari game original-nya, gw pun mencoba bikin Flappy Bird yang lebih simpel, buat bahan pembelajaran gw.
Game Flappy Bird jadi-jadian ala gw ini gw buat dengan Construct 2. Prosesnya sangat mudah dan sangat singkat. Untuk orang yang benar-benar awam, maksimal hanya memakan waktu 1 jam. Yang sudah profesional mungkin cuma butuh 10 menit. SERIUS! Makanya cocok banget buat newbie kaya gw.
Penasaran, kan? Hmm… kira-kira beginilah tool-nya:
Construct 2: UI Layer

Read more “Flappy Bird”

Share this!

Lika-Liku Software Engineer: Interview Ala Microsoft

Selama berkarir di dunia IT, gw tentunya sangat familiar dengan proses interview untuk software engineer. Proses interview memang beraneka ragam, tapi biasanya sangat standard: duduk, ngerjain tes tertulis, interview lisan, dan pulang, seperti yang pernah gw ceritakan di post Perjuangan Mencari Kerja.

Namun suatu hari, gw dapet panggilan interview dari salah satu perusahaan di Singapore, yang memiliki style interview yang unik. Style unik berasal dari sang CTO (Chief Technology Officer), berkewarganegaraan Canada, yang pernah bekerja di Microsoft selama kurang lebih 15 tahun. Dia ikut andil dalam pembuatan Microsoft Windows 98, Windows XP, sampai ke SQL Server 2012.

Ketika gw tanya kenapa dia keluar dari Microsoft, dia menjawab kalo dia bisa balik ke Microsoft kapanpun dia mau, tapi sekarang dia mau pensiun dini. Eeehh apa daya, salah satu temannya yang juga warga negara Canada, baru saja membuka cabang di Singapore dan meminta bantuan dia buat memimpin technical team-nya.

Read more “Lika-Liku Software Engineer: Interview Ala Microsoft”

Share this!

Teknologi dan Kesehatan

Tiba-tiba, gw teringat pernah berdiskusi dengan seorang temen yang kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Topiknya cukup menarik, makanya gw berniat share di sini.
Sebelum masuk ke topik diskusi, gw mau menceritakan sekilas tentang teman gw: dia cowok, tinggi, pake kacamata, jalannya cepet banget (jalannya mungkin lebih cepet dari larinya Usain Bolt), jomblo, dan sering galau. Untungnya dia childish jenius, bersama timnya pernah meraih medali emas di kompetisi Genetically Engineered Machine (iGEM) 2014 yang diselenggarakan di Boston, Amerika. Dia juga satu-satunya temen gw yang ke Kuala Lumpur mengunjungi Biomedical Museum. Sedangkan gw yang 8 tahun di Kuala Lumpur aja, ga tau ada Biomedical Museum eksis di sini. Jadi bisa dibilang, dia cukup expert dalam topik diskusi ini.
Ok, kembali lagi ke topik. Topik yang cukup intense ini dimulai dari pertanyaan gw:

Vaksin itu kan virus yang dilemahkan. Memangnya gimana caranya memperlemah virus? Dipanasin? Didinginin? Ga dikasih makan? Disetrap di pojokan sambil angkat satu kaki? Diputusin pacar? Atau digebukin sampe pingsan?

Read more “Teknologi dan Kesehatan”

Share this!

Bahasa Pemograman yang Paling Susah Untuk Dipelajari

Salah satu cara manusia berkomunikasi dengan sesamanya adalah menggunakan bahasa. Bisa bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Perancis, bahasa tubuh, bahasa kalbu, bahasa cinta, atau bahasa tarzan *baru paragraf pertama udah mulai ngaco*.
Seperti halnya bahasa manusia, bahasa pemograman atau programming language juga memiliki fungsi yang sama seperti bahasa yang disebutkan di atas. Bedanya, bahasa pemograman digunakan untuk berkomunikasi dengan mesin, khususnya komputer, dan biasanya digunakan untuk membuat suatu sistem. Semua aplikasi yang kalian punya di PClaptop atau smart phone yang kalian pegang saat ini, pasti dibuat dengan bahasa pemograman tertentu.
Bahasa pemograman juga ada banyak macamnya. Beberapa yang sangat terkenal di antaranya Java, C, C++, C#, Visual Basic, Ruby, Bash, Go, Phyton, Haskell, dan masih banyaaakkkk lagi.

Read more “Bahasa Pemograman yang Paling Susah Untuk Dipelajari”

Share this!

Lika-Liku Software Engineer: Sertifikasi Microsoft

Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, akhirnya gw berhasil juga mendapatkan sertifikat MCSE (Microsoft® Certified Solutions Expert): Data Platform dari Microsoft. Congratulation to me!
Mungkin yang kurang mengerti, akan gw kasih gambaran sedikit di sini. Sertifikasi Microsoft tentunya ada banyak dan bervariasi, karena produk Microsoft pun banyak jenisnya. Namun semuanya bisa digolongkan menjadi 5 kategori:
  • Server – Windows Server, Exchange Server, Lync, SharePoint, Private Cloud, System Center, dan Virtualization.
  • Desktop – Windows.
  • Applications – Office, Office 365, Microsoft Dynamics.
  • Database – SQL Server
  • Developer – Microsoft Azure, Visual Studio, SharePoint Apps.

Read more “Lika-Liku Software Engineer: Sertifikasi Microsoft”

Share this!