Jalan-Jalan Terus: Hello Kitty Island Museum – Seoul

Informasi penting: Hello Kitty itu bukan kucing.

Walaupun namanya ada kata ‘kitty‘-nya, dia tetap bukan kucing. Seenggaknya begitu kata creator-nya.

Lalu kalo bukan kucing, Hello Kitty itu apa donk?

Though she appears to be anthropomorphic, according to her creators she is not a cat: she is simply a cartoon character, with a red bow and, notably, no mouth. 

*Stef, lu ga penting banget sih?*

Ok balik ke topik ‘Jalan-Jalan Terus’, kali ini gw mau berbagi foto-foto gw pas gw mampir ke rumah Hello Kitty di Namsan Seoul Tower.

Gw bukan fan Hello Kitty, tapi seneng juga rasanya pas mampir ke Hello Kitty Island Museum di Namsan Tower. Dari yang di pintu masuk awalnya cuma ‘Oh museum kucing Hello Kitty, keliatannya kok biasa aja’. Eehh pas di pintu keluar jadi ‘Ih lucuuu, gw mau punya rumah kaya gitu!’.

Yah, gimana enggak, rumahnya girly, rapi, bersih, dan imuuutttt buanget. Liat deh foto-fotonya:

(HelloKittyIsland, 2018)

Read more “Jalan-Jalan Terus: Hello Kitty Island Museum – Seoul”

Share this!

Jalan-Jalan Terus: Love Museum Seoul

Di postingan gw sebelumnya tentang Ice Museum dan Trickeye Museum, gw bilang kalo gw akan bahas tentang Love Museum di postingan yang terpisah.

Gw tahu kalian udah pada nungguin, kan? *geer* Baiklah, sesuai janji, berikut postingan gw tentang Love Museum. Enjoy!

Love Museum terletak satu lantai di atas Ice Museum dan Trickeye Museum Seoul. Masih menggunakan konsep trickeye, love museum menyajikan artwork unik yang berhubungan dengan sex. Malah menurut gw, museum ini lebih cocok dinamain Sex Museum.

Oh ya, karena banyak hubungannya dengan sex, anak berusia di bawah 19 tahun dilarang masuk ke museum ini. Read more “Jalan-Jalan Terus: Love Museum Seoul”

Share this!

Jalan-Jalan Terus: Raccoon Cafe

Di postingan ini, gw mau bahas tentang pet cafe yang nge-hit di Seoul: Raccoon Cafe.

Saat gw membahas Cat Cafe di postingan yang lalu-lalu, gw bilang kalo gw ke sana tanpa perencanaan. Sebaliknya, raccoon cafe justru udah reserved satu slot di daftar itinerary gw.

Kenapa Raccoon Cafe?

  • Unik. Gw ga pernah denger atau liat raccoon cafe sebelumnya. Baru nemu pas googling tentang Seoul.
  • Mereka keliatan super adorable!
  • Gw pengen pegang rakun. Yah, sesimpel itu.
  • Gw nge-fan sama Rocket di film Guardians of the Galaxy. Eh bentar, Rocket itu tikus kan, ya? Atau bunny? Hehehehe.

Maka setelah melakukan riset yang cukup intens, pergilah gw ke Raccoon Cafe di daerah Hongdae (홍대 라쿤카페 맹쿤). Tepatnya di lantai 4 ABC Mart building, dekat dengan Hongdae Univ (line 2) subway exit 9.

Sayangnya, tempat ini ga cocok untuk anak-anak. Entah kenapa, anak di bawah 12 tahun tidak diperbolehkan masuk.

***

Sebelum masuk, barang-barang bawaan kita, termasuk perintilan-perintilan di kantong, harus ditaro di loker. Yang perlu kita bawa cuma duit, handphone, dan kamera doank. Lokernya gratis, ga bayar.

Read more “Jalan-Jalan Terus: Raccoon Cafe”

Share this!

Jalan-Jalan Terus: Ice Museum dan Trickeye Museum Seoul

Buat yang hobi jalan-jalan, kata Trickeye Museum mungkin tidak terdengar asing. Apalagi konsep yang digunakan sudah merambah ke berbagai penjuru, termasuk di Indonesia. Hanya saja nama yang digunakan berbeda-beda, ada yang menyebut Trick Art Museum, Alive Museum, Trick Art 3D Museum, De Mata 3D Museum, dan sebagainya.

Trickeye Museum sendiri asli dari Korea Selatan, pertama kali dibuka pada tahun 2010 di Seoul. Karena ramai peminat, pada tahun 2012, dibukalah Trickeye Museum kedua di Busan.

Pada tahun 2013, Ice Museum dan Love Museum dibuka, kedua museum ini merupakan ekspansi dari Trickeye Museum Seoul. Pada tahun yang sama, Trickeye Museum ketiga dibuka di pulau Jeju.

Baru tahun 2014, Trickeye Museum buka di luar Korea Selatan: Singapore dan Hong Kong. Trickeye Museum terbaru dibuka di Yapngpyeong (Korea Selatan) tahun 2016.

Sekarang ini, seluruh Trickeye Museum (kecuali Yangpyeong) sudah mengimplementasikan teknologi AR (Augmented Reality). Dengan teknologi ini, kamu bisa meng-install aplikasi Trickeye dan melihat artwork bergerak-gerak di layar handphone-mu. Makin seru deh.

Masih bingung soal AR? Lihat video-nya di SINI. Read more “Jalan-Jalan Terus: Ice Museum dan Trickeye Museum Seoul”

Share this!

Jalan-Jalan Terus: Cat Cafe di Myeongdong

Gw dan Mr Hamburger pernah ke salah satu cat cafe di Malaysia. Kucingnya sedikit, semua kucing kampung. Padahal kan, gw orang kampung, udah biasa ngeliat kucing kampung berkeliaran ngobok-ngobok sampah depan rumah. Ke cat cafe pengennya cari kucing bule donk. Tapi ya, waktu kita tetep masuk, yang penting kucing lah.

Eh terus pas kita ke sana, kucingnya ga ada yang mau main. Semua tidur doank, ada yang tidur beneran, ada yang pura-pura tidur. Mending kalo tidurnya di lantai, bisa kita elus-elus. Lah, kucing-kucing di sana, tidurnya di batangan kayu deket langit-langit, tangan gw mana sampe. Ah sudahlah, mungkin mereka capek, diangkat-angkat kiri-kanan, apalagi sama anak-anak kecil yang ga ngerti gimana cara gendong kucing dengan baik dan benar.

Gw dan Mr Hamburger kecewa.

Makanya pas bikin itinerary Seoul, walaupun di forum-forum banyak yang rekomen ke cat cafe di daerah Myeong-dong, gw cuek aja. Dibaca pun enggak. Dan topik cat cafe di Myeong-dong pun hilang ditelan waktu. Read more “Jalan-Jalan Terus: Cat Cafe di Myeongdong”

Share this!