Jalan-Jalan Terus: Raccoon Cafe

Di postingan ini, gw mau bahas tentang pet cafe yang nge-hit di Seoul: Raccoon Cafe.

Saat gw membahas Cat Cafe di postingan yang lalu-lalu, gw bilang kalo gw ke sana tanpa perencanaan. Sebaliknya, raccoon cafe justru udah reserved satu slot di daftar itinerary gw.

Kenapa Raccoon Cafe?

  • Unik. Gw ga pernah denger atau liat raccoon cafe sebelumnya. Baru nemu pas googling tentang Seoul.
  • Mereka keliatan super adorable!
  • Gw pengen pegang rakun. Yah, sesimpel itu.
  • Gw nge-fan sama Rocket di film Guardians of the Galaxy. Eh bentar, Rocket itu tikus kan, ya? Atau bunny? Hehehehe.

Maka setelah melakukan riset yang cukup intens, pergilah gw ke Raccoon Cafe di daerah Hongdae (홍대 라쿤카페 맹쿤). Tepatnya di lantai 4 ABC Mart building, dekat dengan Hongdae Univ (line 2) subway exit 9.

Sayangnya, tempat ini ga cocok untuk anak-anak. Entah kenapa, anak di bawah 12 tahun tidak diperbolehkan masuk.

***

Sebelum masuk, barang-barang bawaan kita, termasuk perintilan-perintilan di kantong, harus ditaro di loker. Yang perlu kita bawa cuma duit, handphone, dan kamera doank. Lokernya gratis, ga bayar.

Read more “Jalan-Jalan Terus: Raccoon Cafe”

Share this!

Jalan-Jalan Terus: Ice Museum dan Trickeye Museum Seoul

Buat yang hobi jalan-jalan, kata Trickeye Museum mungkin tidak terdengar asing. Apalagi konsep yang digunakan sudah merambah ke berbagai penjuru, termasuk di Indonesia. Hanya saja nama yang digunakan berbeda-beda, ada yang menyebut Trick Art Museum, Alive Museum, Trick Art 3D Museum, De Mata 3D Museum, dan sebagainya.

Trickeye Museum sendiri asli dari Korea Selatan, pertama kali dibuka pada tahun 2010 di Seoul. Karena ramai peminat, pada tahun 2012, dibukalah Trickeye Museum kedua di Busan.

Pada tahun 2013, Ice Museum dan Love Museum dibuka, kedua museum ini merupakan ekspansi dari Trickeye Museum Seoul. Pada tahun yang sama, Trickeye Museum ketiga dibuka di pulau Jeju.

Baru tahun 2014, Trickeye Museum buka di luar Korea Selatan: Singapore dan Hong Kong. Trickeye Museum terbaru dibuka di Yapngpyeong (Korea Selatan) tahun 2016.

Sekarang ini, seluruh Trickeye Museum (kecuali Yangpyeong) sudah mengimplementasikan teknologi AR (Augmented Reality). Dengan teknologi ini, kamu bisa meng-install aplikasi Trickeye dan melihat artwork bergerak-gerak di layar handphone-mu. Makin seru deh.

Masih bingung soal AR? Lihat video-nya di SINI. Read more “Jalan-Jalan Terus: Ice Museum dan Trickeye Museum Seoul”

Share this!

Jalan-Jalan Terus: Cat Cafe di Myeongdong

Gw dan Mr Hamburger pernah ke salah satu cat cafe di Malaysia. Kucingnya sedikit, semua kucing kampung. Padahal kan, gw orang kampung, udah biasa ngeliat kucing kampung berkeliaran ngobok-ngobok sampah depan rumah. Ke cat cafe pengennya cari kucing bule donk. Tapi ya, waktu kita tetep masuk, yang penting kucing lah.

Eh terus pas kita ke sana, kucingnya ga ada yang mau main. Semua tidur doank, ada yang tidur beneran, ada yang pura-pura tidur. Mending kalo tidurnya di lantai, bisa kita elus-elus. Lah, kucing-kucing di sana, tidurnya di batangan kayu deket langit-langit, tangan gw mana sampe. Ah sudahlah, mungkin mereka capek, diangkat-angkat kiri-kanan, apalagi sama anak-anak kecil yang ga ngerti gimana cara gendong kucing dengan baik dan benar.

Gw dan Mr Hamburger kecewa.

Makanya pas bikin itinerary Seoul, walaupun di forum-forum banyak yang rekomen ke cat cafe di daerah Myeong-dong, gw cuek aja. Dibaca pun enggak. Dan topik cat cafe di Myeong-dong pun hilang ditelan waktu. Read more “Jalan-Jalan Terus: Cat Cafe di Myeongdong”

Share this!

Jalan-Jalan Terus: Yongma Abandoned Amusement Park

Yongma Abandoned Amusement Park dikenal juga dengan nama Yongma Land (용마랜드). Pertama kali beroperasi pada tahun 1980, tapi kemudian ditutup pada tahun 2011 karena merugi. Sekarang ga banyak orang tau kalo tempat ini masih bisa diakses publik, apalagi kalo bukan photo junkie. Wajar sih, namanya juga abandoned, mesin permainannya juga ga berfungsi. Bisa ngapain lagi selain foto-foto?

Letaknya di Yongmasan, distrik Jungnang, Seoul. Subway paling deket adalah Mangu Station. Karena ga ada public transport yang langsung berhenti di depan park, kamu harus naik bus kemudian berjalan kaki 10-15 menit (jalannya agak menanjak) atau naek taksi.

Kalo mau foto-foto di sini, ga perlu malu pake kostum aneh-aneh. Kamu ga akan aneh sendirian kok. Pas gw ke sana, banyak cosplayers dan pasangan-pasangan lagi pre-wedding photo. Yang pake baju couple buanyak, yang pake wedding dress pun ada. Beberapa cosplayers pake baju anime yang gw ga kenal, bahkan ada yang pake kostum Harley Quinn yang seksi itu. Iyah, bawa-bawa tongkat juga.

Gw dan Mr Hamburger tentu ga mau kalah aneh unik donk. Begitu sampe sana, kita langsung siap-siap dan pake kostum yang sudah kita rencanakan. Read more “Jalan-Jalan Terus: Yongma Abandoned Amusement Park”

Share this!

Jalan-Jalan Terus: Teddy Bear Museum (Teseum) Seoul

Teddy Bear Museum Seoul, atau yang dikenal dengan Teseum Seoul, terletak di daerah Dongmyo. Cara paling mudah ke sana adalah dengan menggunakan subway line 6, turun Dongmyo Station, dan ambil Exit 6.

Begitu keluar, museumnya udah langsung keliatan. Walaupun dari luar keliatan kecil dan tidak menarik, tapi begitu masuk ke underground, semua keliatan berbeda, seperti kata pepatah don’t judge a museum by its entrance! Hahaha.

Pertama-tama, kalo kamu beli tiket ke Mirror Maze, kamu bakalan bisa masuk ke Mirror Maze (ya iyalah!). Sebelumnya, kamu bakalan dikasih dan disuruh pake sarung tangan plastik. Tujuannya supaya kamu tidak mengotori cermin dengan sidik jari kamu. Maze-nya tidak terlalu besar, tapi cukup oke sebagai menu pembuka sebelum masuk ke alam teddy bear yang sesungguhnya.

Ada beberapa tema di dalam teddy bear museum. Setiap ruangan punya tema sendiri. Dimulai dari ‘The Birth of the Teddy Bear‘ di mana akan dijelaskan dari mana nama Teddy Bear berasal dan cara pembuatannya, tema taman yang cantik, landmark kota Seoul, budaya-budaya Korea dan lainnya.

Read more “Jalan-Jalan Terus: Teddy Bear Museum (Teseum) Seoul”

Share this!