Singapore Employment Pass

Akhirnya, setelah hampir 3 minggu menunggu, Singapore Employment Pass gw di approved juga! Terima kasih buat semuanya yang sudah membantu baik dalam bentuk doa, kata-kata motivasi, tenaga, ataupun waktu. Really appreciate it!

Kali ini, gw mau menjelaskan proses aplikasi Singapore Employment Pass. Tentunya, sebelum memulai proses ini, kamu harus sudah mendapatkan tawaran pekerjaan di Singapore. Kalo belum, coba daftar di situs-situs pencari kerja seperti Monster (khususnya IT), jobstreet, jobscentral, atau sejenisnya.

Balik lagi ke topik, secara garis besar, begini tahap-tahapnya pembuatan Singapore Employment Pass:

  1. Start Application
  2. In-Principle Approval
  3. Notification Letter
  4. Card Registration
  5. Work Pass Card

1. Start Application

Inilah titik awal di mana pembuatan Employment Pass (EP) / S Pass kamu dimulai. Setelah employer kamu mulai menyerahkan semua dokumen untuk Employment Pass ke MOM, kamu bisa mengecek statusnya sendiri secara online di website Ministry of Manpower (MOM) Singapore.

Read more “Singapore Employment Pass”

Share this!

Lika-Liku Software Engineer: Interview Ala Microsoft

Selama berkarir di dunia IT, gw tentunya sangat familiar dengan proses interview untuk software engineer. Proses interview memang beraneka ragam, tapi biasanya sangat standard: duduk, ngerjain tes tertulis, interview lisan, dan pulang, seperti yang pernah gw ceritakan di post Perjuangan Mencari Kerja.

Namun suatu hari, gw dapet panggilan interview dari salah satu perusahaan di Singapore, yang memiliki style interview yang unik. Style unik berasal dari sang CTO (Chief Technology Officer), berkewarganegaraan Canada, yang pernah bekerja di Microsoft selama kurang lebih 15 tahun. Dia ikut andil dalam pembuatan Microsoft Windows 98, Windows XP, sampai ke SQL Server 2012.

Ketika gw tanya kenapa dia keluar dari Microsoft, dia menjawab kalo dia bisa balik ke Microsoft kapanpun dia mau, tapi sekarang dia mau pensiun dini. Eeehh apa daya, salah satu temannya yang juga warga negara Canada, baru saja membuka cabang di Singapore dan meminta bantuan dia buat memimpin technical team-nya.

Read more “Lika-Liku Software Engineer: Interview Ala Microsoft”

Share this!

Lika-Liku Software Engineer: Perjuangan Mencari Kerja (Plus Pertanyaan Interview)

Beberapa pembaca yang mengenal gw di dunia nyata, pasti tahu kalo gw lagi aktif-aktifnya mencari kerja pas bulan Oktober – November kemarin. Masih berkutat di dunia IT, gw nyari kerja sebagai Software Engineer, Software Analyst, IT Consultant, atau sejenisnya.
(Hoojobs, 2015)
Dalam 2 bulan, gw dapet banyak telepon dan email yang gw tolak. Dari sekian banyak lowongan pekerjaan yang datang, hanya lima yang menarik. Setelah mengirimkan aplikasi gw, kelimanya pun memanggil gw buat test dan interview. Kelima perusahaan ini mempunyai prosedur yang berbeda-beda, namun serupa, yang akan menjadi topik postingan gw kali ini. Sebut saja nama perusahannya: Alpha, Bravo, Charlie, Delta, dan Echo.

Read more “Lika-Liku Software Engineer: Perjuangan Mencari Kerja (Plus Pertanyaan Interview)”

Share this!

Bahasa Pemograman yang Paling Susah Untuk Dipelajari

Salah satu cara manusia berkomunikasi dengan sesamanya adalah menggunakan bahasa. Bisa bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Perancis, bahasa tubuh, bahasa kalbu, bahasa cinta, atau bahasa tarzan *baru paragraf pertama udah mulai ngaco*.
Seperti halnya bahasa manusia, bahasa pemograman atau programming language juga memiliki fungsi yang sama seperti bahasa yang disebutkan di atas. Bedanya, bahasa pemograman digunakan untuk berkomunikasi dengan mesin, khususnya komputer, dan biasanya digunakan untuk membuat suatu sistem. Semua aplikasi yang kalian punya di PClaptop atau smart phone yang kalian pegang saat ini, pasti dibuat dengan bahasa pemograman tertentu.
Bahasa pemograman juga ada banyak macamnya. Beberapa yang sangat terkenal di antaranya Java, C, C++, C#, Visual Basic, Ruby, Bash, Go, Phyton, Haskell, dan masih banyaaakkkk lagi.

Read more “Bahasa Pemograman yang Paling Susah Untuk Dipelajari”

Share this!

Lika-Liku Software Engineer: Sertifikasi Microsoft

Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, akhirnya gw berhasil juga mendapatkan sertifikat MCSE (Microsoft® Certified Solutions Expert): Data Platform dari Microsoft. Congratulation to me!
Mungkin yang kurang mengerti, akan gw kasih gambaran sedikit di sini. Sertifikasi Microsoft tentunya ada banyak dan bervariasi, karena produk Microsoft pun banyak jenisnya. Namun semuanya bisa digolongkan menjadi 5 kategori:
  • Server – Windows Server, Exchange Server, Lync, SharePoint, Private Cloud, System Center, dan Virtualization.
  • Desktop – Windows.
  • Applications – Office, Office 365, Microsoft Dynamics.
  • Database – SQL Server
  • Developer – Microsoft Azure, Visual Studio, SharePoint Apps.

Read more “Lika-Liku Software Engineer: Sertifikasi Microsoft”

Share this!