Bye 2016

Mengutip kata Neale Donald Walsh:

Life begins at the end of your comfort zone.

Itulah yang gw rasain di tahun 2016, tahun yang cukup berkesan buat gw. Tahun di mana gw harus keluar dari comfort zone gw untuk memulai kehidupan di negara baru, pekerjaan baru, makanan baru, dan rutinitas baru.

Tahun 2015 ditutup dengan penuh kegelisahan, perang antara Brain dan Heart, ‘Gimana kalo ga cocok? Gimana kalo ga suka? Kenapa harus pindah, kan di Kuala Lumpur juga udah betah?’, dan segudang kegelisahan lainnya.

Read more “Bye 2016”

Share this!

Tahun 2200

Dua ribu dua ratus!

Twenty two hundred!
Bisa ga kalian bayangin tahun 2200, yang notabene 184 tahun lagi dari sekarang, bakalan kaya gimana?
Sebelumnya, mari kita menoleh ke 184 tahun yang lalu, yaitu tahun 1832. Pada tahun tersebut, pastinya belum ada Internet. Jangankan smartphone, telepon aja belum ada. Banyak sekali barang-barang yang belum ada di tahun 1832: pesawat terbang, mesin faks, penicillin, kipas angin, telegram, setrikaan, kalkulator, timbangan, kode morse, peniti, kulkas, TV, mobil, dan lainnya. Bahkan, dokter gigi belum menggunakan anastesi pas cabut gigi pasien. Serem, kan?
Teknologi makin canggih membuat orang aneh makin banyak, setidaknya begitu menurut gw. Berdasar hipotesa gw yang tidak terbukti secara ilmiah, tahun 1832 teknologi belum canggih, makanya belum ada orang alay, yang kalo nulis kaya gini nih: duH aQ beT3 BgTz N!Ch (baca: duh, aku bete banget, nih!), belum ada ABG labil yang galau seharian mikirin SMS gebetannya harus dibales atau ga, dan juga belum ada cabe-cabean.
(Buat pembaca yang ga tau apa itu cabe-cabean, silakan baca sendiri di SINI).

Read more “Tahun 2200”

Share this!

Kontradiksi

Hai semuanya! Harap dimaklumi kalo gw lama ga update blog, gw lagi sibuk-sibuknya…. MENCARI ANGPAO. Hehehehe. Minggu lalu gw ga sempat nge-post apa-apa karena gw pulang Indonesia merayakan Chinese New Year.

Anyway, topik kali ini terinspirasi dari banyaknya Chinese Proverb yang tiba-tiba nge-trend menjelang tahun baru imlek, seperti berikut:

A good fortune may forebode a bad luck, which may in turn disguise a good fortune.

If you want happiness for a lifetime, help someone else.

Do not fear going forward slowly; fear only to stand still.

Learning is a treasure that will follow its owner everywhere.

If you are patient in one moment of anger, you will escape a hundred days of sorrow.

Terlepas dari quote-quote tahun baru imlek, semua orang pasti punya favorite quotes, peribahasa, pepatah, kata-kata mutiara atau apapun namanya itu. Quotes tersebut bisa dijadikan pedoman hidup, pajangan dinding, status di sosial media, atau caption foto di Instagram biar terlihat bijaksana.

Read more “Kontradiksi”

Share this!

Happy Halloween

Orang bilang, semakin sering kita nonton film horror, kita akan menjadi semakin berani. Benarkah demikian? TIDAK SELALU! Kenapa? Karena otak kita menyerap adegan-adegan menyeramkan dan menyimpannya di bawah alam bawah sadar. Adegan-adegan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan ini, bisa tiba-tiba saja muncul dalam situasi-situasi tertentu.

Pernahkah adegan-adegan berikut terbesit di otakmu?

Saat bangun tidur di pagi hari, orang yang tidur bersama kamu tiba-tiba balik badan dengan slow motion dan ternyata mukanya berdarah-darah dan mengerikan. Atau untuk kamu yang tidur sendiri, guling yang kamu peluk, ternyata seorang mayat yang terbungkus kain putih, sedang memelototimu tanpa berkedip.
Selamat pagi!

Read more “Happy Halloween”

Share this!

A Blessing In Disguise

Terkadang, rencana yang udah susah payah kita buat, bisa dengan mudahnya dirusak oleh sesuatu yang lain. Entah hal-hal konyol, cuaca yang tidak bersahabat, temen-temen kita yang mendadak aneh, orang-orang yang kurang profesional, atau hal-hal lain di luar kontrol manusia. Seperti kejadian-kejadian di bawah ini:

Liburan Berantakan Gara-Gara Tour Guide Terlambat

Kita udah lama plan dari lama buat berlibur ke Bangkok. Supaya menghemat waktu dan ga ribet, kita berencana menggunakan jasa travel agent. Tapi ternyata… si tour guide telat 2 jam. Kita pun ngomel-ngomel.
“Ke mana, sih, tour guide-nya? Katanya kita harus kumpul di sini dari 2 jam lalu?”
“Iya nih, ga bertanggung jawab banget, sih! Kita jadi ga bisa ke lokasi itu, donk. Padahal happening banget lokasinya! Sia-sia deh, kalo ke Bangkok tapi ga mampir ke lokasi itu.”
“Dia pikir 2 jam itu sebentar apa?!”

“Pokoknya gw mau minta duit gw balik! Apapun alasannya. TITIK!”

Read more “A Blessing In Disguise”

Share this!