Dinner Unik dan Romantis di Singapura

Mencari tempat makan yang unik, romantis, dan berbeda di Singapura?

Cobalah Sky Dining Cloud 9, sensasi makan di langit dengan nuansa yang sangat private dan romantis!

Apa itu Sky Dining?

Secara harfiah, sky dining artinya makan di langit. Iya Stef, kalo terjemahannya nenek gw juga tau. Oh ya, serius? Nenek gw kayanya ga tau.

Sky dining yang akan gw ceritakan di sini maksudnya kamu dan pasanganmu / temanmu akan makan malam bersama-sama di dalam sebuah cable car, yang melaju dengan kecepatan 5 meter per detik,  dengan ketinggian minimal 67 meter di atas permukaan laut, dan mengitari Sentosa Island. Cool right?

Harga

Ada 2 tipe sky dining:

  1. Bento Set buat 4 orang, masing-masing SGD 50++
  2. Bento Set buat 2 orang, masing-masing SGD 59++
  3. Sky Dining (fine dine 3-course meal), SGD 288++ untuk sepasang.

Read more “Dinner Unik dan Romantis di Singapura”

Share this!

Ketika DIA Bilang Tidak (Part 2)

Saat itu gw masih stay di Malaysia, lagi berada dalam zona nyaman gw. Keuangan gw baik, karir gw pun lumayan. Gw pikir semua bakalan baik-baik saja dan stay this way forever, tapi yang namanya hidup, pasti ada gejolak. Gejolak itu muncul dengan pola aneh, selama hampir 2 bulan, kedua bos gw, sebut saja bos X dan bos Y, jarang keliatan. Kalo nongol pun, mereka selalu terlihat buru-buru dan tampangnya super serius.

Menurut kabar yang beredar dari lantai atas (maksudnya kolega-kolega yang duduk dekat ruangan bos besar di lantai atas), bos X dan box Y sedang beradu argumen dengan bos besar. Masalah duit, katanya. Cash flow beberapa bulan terakhir negatif. Gw menghela nafas, wajar saja negatif, secara kantor gw baru buka cabang di Singapore dan baru beli mesin-mesin untuk projek berikutnya.

Tapi bos besar tidak mau tahu, seperti Paman Gober, dia maunya untung terus, maka dia memerintahkan untuk cut cost. Cut cost dalam artian memotong semua pengeluaran yang tidak perlu, termasuk gaji karyawan. IYA, GAJI KARYAWAN! Padahal kan, karyawan ga tahu apa-apa dan ga ikut andil dalam urusan budget.

Read more “Ketika DIA Bilang Tidak (Part 2)”

Share this!

Jalan-Jalan Terus: Alive Museum Singapore

Halo semuanyaaa….

Saat kalian baca postingan ini, Alive Museum Singapore udah tutup… untuk selamanya :P.

Enggak, gw ga telat nge-post. Mau gimana lagi, gw juga datengnya pas tanggal 29 Mei 2017, sehari sebelum museum ini tutup untuk selamanya. Itupun karena didiskon 50%, kalo ga diskon, belum tentu gw dateng. HAHAHA.

Alive Museum SG tutup untuk selamanya
Alive Museum SG tutup untuk selamanya

Tapi ga apa-apa, gw tetep post di sini. Buat kenang-kenangan sama buat komparasi sama Alive Museum yang di Ancol – Jakarta. Read more “Jalan-Jalan Terus: Alive Museum Singapore”

Share this!

Singapore Permanent Residence

Gw baru saja submit Singapore PR application gw. Mumpung semuanya masih fresh di kepala gw, berikut gw akan membagikan informasi tentang aplikasi Singapore PR. Semoga bisa berguna buat yang tertarik.

Siapa yang Boleh Apply?

  1. Pasangan dan anak yang berusia belum menikah (berusia di bawah 21 tahun) dari WN Singapura atau Singapore PR.
  2. Orang tua dari WN Singapura (kalo ga salah, umur orang tuanya harus di atas 65 tahun).
  3. Pemegang kartu Employment Pass (EP) atau S Pass.
  4. Investor.

Read more “Singapore Permanent Residence”

Share this!

Reserved Seat Dilemma

Tahu kan apa itu Reserved Seating? Gw pernah menyinggungnya di postingan Budaya Masyarakat Singapura. Singkatnya, reserved seat itu tempat duduk yang dikhususkan untuk orang yang membutuhkan, seperti orang tua, ibu hamil, orang sakit, dan orang yang menggendong bayi. Ga cuma di MRT saja, tapi di bus, hawker center, dan restoran pun ada.

Sebenernya, boleh aja duduk di sini kalo kosong. Hanya saja, setiap ada yang masuk, kamu mesti lihat-lihat apakah ada orang yang lebih membutuhkan tempat dudukmu. Read more “Reserved Seat Dilemma”

Share this!