Pregnancy Journey: 10 Prenatal Visit (38 Minggu) – Bayi Mungil

Sebelumnya: Pregnancy Journey: 09 Prenatal Visit (37 Minggu) – Not Full Term Yet

BERAT BAYI TIDAK BERTAMBAH SEJAK CHECKUP MINGGU LALU!!!

Padahal gw udah mulai bisa makan minum tanpa mual. Makan gw jauh lebih banyak dari minggu-minggu sebelumnya. Gw bahkan minumin jus alpukat beberapa kali dalam satu minggu terakhir ini.

Pas gw tau berat bayi masih sama, gw panik banget. Apalagi bayi gw ukurannya kecil, cuma 2,5kg!

Hasil pengecekan lewat USG:

  • Plasenta: oke.
  • Air ketuban: oke.
  • Lingkar kepala: Berkurang 1mm (tidak signifikan perubahannya, hampir sama seperti minggu lalu).
  • Panjang tulang paha: Bertambah 2mm (tidak signifikan perubahannya, hampir sama seperti minggu lalu).
  • Lingkar perut: Bertambah 2mm (tidak signifikan perubahannya, hampir sama seperti minggu lalu).
  • Berat bayi: Bertambah 10gr (tidak signifikan perubahannya, hampir sama seperti minggu lalu). Padahal teorinya, kalo udah deket-deket hari H gini, biasanya bayi bertambah 200gr per minggu.
  • Denyut jantung: LUPA DICEK! Dan gw baru sadar setelah sampai rumah! Duh!
Harusnya udah 38 weeks 3 days, tapi bayinya mungil. Menurut hasil USG, lingkar kepalanya setara dengan 36 weeks 3 days (baby 2 weeks behind).
Loading...

Dokternya sih, santai aja. Dia bilang enggak masalah. Pertumbuhan bayi ga selalu linear, ada masa-masa bayi tumbuh cepat, ada masa bayi tumbuh lambat. Asal udah di atas 2,5kg, udah aman kok.

Walaupun berat bayi kecil, dokter tetep ga ngebolehin gw makan / minum yang manis-manis. Tetep disuruh makan banyak protein seperti daging sapi atau daging kambing. No ice cream, no sugary beverages!

Berhubung sudah di hari-hari menjelang HPL, dokter menjadwalkan growth scan minggu depan, untuk menentukan apakah bayi lebih baik dikeluarkan atau dibiarkan di dalam.

Sebelum keluar ruangan, dokter ngingetin sekali lagi tentang tanda-tanda akan segera melahirkan, seperti kontraksi, air ketuban pecah, dan lainnya. Kalo mengalami hal tersebut, segera datang ke rumah sakit.


Gw disuruh balik lagi minggu depan tanggal 7 Januari 2011 pagi untuk growth scan. Growth scan dilakukan di laboratorium yang letaknya cuma beberapa lantai di atas tempat praktek dokter kandungan gw. Setelah selesai, hasilnya langsung diberikan kepada dokter kandungan gw, nanti dia akan kasih saran apakah bayi lebih aman dibiarkan di dalam atau dikeluarkan.

Begitu sampe rumah, gw baru inget kalo dokter lupa cek detak jantung bayi. Makin panik deh, udah berat bayi ga nambah, pake acara lupa ngecek detak jantung pula. Gara-gara ini, gw jadi sering toel-toel si bayi. Kadang kalo ga ngerespon, gw minumin air dingin banyak-banyak. Abis itu biasanya dia langsung gerak-gerak, mungkin kedinginan. HAHAHAHAHA.

Share this!
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments