Singapore Permanent Residence

Gw baru saja submit Singapore PR application gw. Mumpung semuanya masih fresh di kepala gw, berikut gw akan membagikan informasi tentang aplikasi Singapore PR. Semoga bisa berguna buat yang tertarik.

Siapa yang Boleh Apply?

  1. Pasangan dan anak yang berusia belum menikah (berusia di bawah 21 tahun) dari WN Singapura atau Singapore PR.
  2. Orang tua dari WN Singapura (kalo ga salah, umur orang tuanya harus di atas 65 tahun).
  3. Pemegang kartu Employment Pass (EP) atau S Pass.
  4. Investor.

Apa Keuntungannya?

Kalo kalian berencana tinggal / kerja di Singapura dalam jangka waktu lama, misalnya lebih dari 3 tahun, PR merupakan langkah yang bagus. Berikut keuntungannya:

  1. Bisa tinggal di Singapura dalam jangka waktu lama, tanpa harus terikat oleh perusahaan apapun.
  2. Dapet kerja di Singapura lebih mudah.
  3. Bayar rumah sakit dan uang sekolah juga lebih murah.
  4. Boleh membeli HDB bekas. HDB baru hanya boleh dibeli oleh WN Singapura.
  5. Central Provident Fund (CPF). Atau biar lebih mudah dicerna, anggep aja ini dana emergency atau dana pensiun. Tahun pertama kamu harus membayar 5% dari gaji (max SGD 250), tahun kedua 15% (max SGD 750), dan tahun berikutnya 20% (max SGD 1000) tiap bulannya. Lah terus apa untungnya? Untungnya, employer-mu juga harus berkontribusi UNTUKMU. Tahun pertama 4%, tahun kedua 9%, dan berikutnya 17%. Untuk lebih jelasnya, silakan buka link INI. Uang CPF ini akan disimpan oleh government dan bisa digunakan untuk biaya asuransi, rumah sakit, investasi, dan beli rumah. Katanya sih, CPF ini salah satu sistem pensiun yang paling aman dan stabil di dunia.
  6. Bayar tax lebih rendah dibandingkan pemegang EP, SP, atau WP.
  7. Setelah beberapa tahun, bisa menjadi WN Singapura (kalo mau).

Apa Kerugiannya?

  1. Kalo kamu punya anak laki-laki, dia harus ikut wajib militer, kecuali kalo dia melepas PR-nya.
  2. Kalo kamu atau anakmu melepas status PR, kemungkinan untuk bisa kerja atau tinggal di Singapura lagi menjadi sangat kecil.
  3. Kalo saat melepas PR, kamu mengambil semua dana CPF, dan suatu waktu kamu mau apply PR dan diterima lagi, kamu harus mengembalikan semua dana yang diambil (plus bunga) kepada government.

Dokumen

Daftar dokumen yang harus di-submit bisa di SINI.

Untuk dokumen yang tidak berbahasa Inggris, harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah, seperti yang tertulis berikut:

Official translations are required if documents are not in English. Acceptable translated documents include:-
(i) Translated copy provided by the Embassy; or
(ii) Copy translated by a Notary Public; or
(iii) A privately translated copy attested by the Embassy

Berikut daftar dokumen yang gw submit:

  • Form 4A, yang bisa di-download di SINI.
  • Passport asli dan fotokopi. Ga perlu dikopi semua halaman, cukup halaman depan yang ada foto dan namanya, halaman di mana ada cap EP / SP, dan halaman belakang yang ada tanda tangannya.
  • 1 lembar pas foto berukuran 35 mm x 45 mm dengan background putih.
  • Akte lahir asli dan terjemahannya.
  • Surat ganti nama asli dan terjemahannya.
  • Slip gaji 6 bulan terakhir (tidak perlu dilegalisir).
  • Ijazah S1 beserta transcript dan sertifikat Microsoft beserta transcript.

Proses

  • Buat appointment di SINI Atau bisa juga men-download aplikasi eAppt@ICA di Play Store. Buatlah jauh-jauh hari karena biasanya penuh.
  • Isi form dan siapin semua dokumen yang dibutuhkan.
  • Pada tanggal dan jam yang telah ditentukan, datang ke ICA building. MRT terdekat yaitu Lavender (line hijau). Ambil exit A dan ikutin jalan. Ga bakalan nyasar karena begitu keluar, tuh building udah di depan mata.
  • Ambil nomer antrian dari kiosk dan tunggu nomer antrian kamu dipanggil. Berdasar pengalaman gw, prosesnya cepet. Appointment gw jam 10.45, tapi gw sampe sana jam 10.15. Gw langsung ambil nomer antrian, nunggu sebentar, jam 10.30 semua udah beres.
  • Kalo dokumen-dokumen tidak bermasalah, cukup banyak berdoa dan tunggu kabar saja.

Info Lainnya

Supaya kemungkinan diterima lebih besar, berikut ada aturan-aturan tidak tertulis yang gw kumpulin dari teman-teman sekitar gw:

  • Untuk yang sudah bekerja, jangan terlalu sering pindah kerja. Usahakan stay di perusahaan yang sama minimal 1 tahun sebelum apply PR. Dan tetap stay di perusahaan yang sama sampai PR kamu selesai. Jangan berpindah-pindah.
  • Cari tahu kapan biasanya kamu dapet bonus atau kenaikan gaji. Apply PR setelahnya. Ingat, semakin besar penghasilan kamu, semakin tinggi kesempatan kamu dapet PR.
  • Sebagian besar warga negara Singapura adalah Chinese. Maka jika kamu Indonesian Chinese, tulislah ‘Chinese‘ pada kolom ras. Denger-denger, ras Chinese lebih besar peluangnya mendapat PR karena dinilai lebih mudah beradaptasi dengan budaya penduduk lokal yang mayoritas juga Chinese.

Frequently Asked Questions (FAQs)

? Haruskah memberi tahu employer?

Harus. Tanyakan juga apa bos-mu berencana on leave pada waktu yang berdekatan dengan appointment-mu. Kenapa? Karena salah satu halaman dari Form 4A harus diisi oleh employer-mu.

Data tersebut harus up to date. Jadi jangan minta bosmu isi form sekarang tapi kamu apply-nya 1 bulan lagi. Paling cepat, mintalah 1 minggu sebelumnya untuk memastikan datanya fresh.

? Bagaimana kalo employer tidak kooperatif dan ga mau isi form?

Tetap sertakan halaman tersebut namun biarkan kosong. Sertakan pula dokumen tambahan berisi penjelasan lengkap mengapa employer-mu tidak mau mengisi form tersebut.

? PR berlaku berapa tahun?

Lima tahun. Setiap 5 tahun harus renew, tapi proses renew-nya simpel kok.

? Apa dokumen yang tidak dalam bahasa Inggris harus diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah?

Iya, harus. Untuk lebih jelasnya, baca postingan gw tentang Penerjemah Biasa VS. Penerjemah Tersumpah.

? Berapa lama proses terjemahannya?

Setiap penerjemah mungkin berbeda-beda. Silakan ditanyakan langsung pada penerjemahnya. Yang gw pake sih, 3 hari kerja selesai.

? Apakah dokumen asli harus dibawa?

Harus. Dokumen asli dan dokumen terjemahan asli tidak akan diambil petugas. Yang diambil hanya fotokopiannya saja. Namun, fotokopian pun bakal ditolak kalo tidak membawa aslinya.

? Gimana kalo dokumen aslinya itu online dokumen, seperti slip gaji, atau sertifikat online lainnya?

Cukup print saja dan beritahu petugasnya kalo itu online dokumen. Mereka ngerti, kok.

? Apa harus di print berwarna?

Enggak. Print hitam putih juga enggak apa-apa, asalkan jelas dan bisa terbaca.

? Apa bisa langsung dateng tanpa membuat appointment?

Dulu katanya bisa, tapi sekarang udah ga bisa.

? Perlu submit ijazah SMA?

Gw sih enggak. Gw cuma ngasih ijazah S1 sama sertifikat Microsoft gw. Di form nya pun, gw ga isi SMA karena kolomnya udah kepenuhan. Tapi ada beberapa temen gw yang submit juga. I guess it’s optional, dibawa aja buat jaga-jaga.

? Perlu submit KTP atau SIM?

Enggak perlu.

? Untuk warga keturunan, apakah perlu submit Surat Bukti Kewarganegaraan Indonesia (SBKRI)?

Enggak perlu.

? Fotokopian ijazah, paspor, slip gaji, dan dokumen lainnya, apa perlu dilegalisir?

Enggak perlu. Mereka akan meminta kita menunjukkan dokumen aslinya, dan memverifikasi sendiri.

? Apa yang harus gw tulis di kolom ras?

Tulislah ras mu apa adanya. Kalo keturunan Tionghoa ya tulis ‘Chinese‘, kalo keturunan India ya tulis ‘Indian‘, kalo asli Indonesia ya tulis ‘Indonesian‘.

Sekilas, pertanyaan ini terdengar ga penting sih. Tapi berdasar input dari temen-temen gw yang pernah apply PR, pihak Singapura concern banget sama hal satu ini. Sampe-sampe kalo kamu nulis suatu ras, contohnya ‘Australian’, tapi kamu ga punya bukti, mereka bakalan nyuruh kamu ganti.

Bukannya bermaksud rasis, tapi denger-denger kalo ras kamu bule kulit putih dan menduduki posisi tinggi, peluang kamu diterima sangat besar. Begitu juga kalo ras kamu Chinese, kemungkinan kamu keterima sedikit lebih besar dibandingkan ras lainnya. Ini disebabkan karena ras Chinese dianggap lebih mudah beradaptasi dengan budaya Singapura yang penduduknya juga mayoritas Chinese.

Dan untuk yang satu ini, officer-nya sedikit rewel, banyak kasus temen gw keturunan Tionghoa yang nulis ‘Chinese‘ di kolom ras dan ditanya: ‘Apa buktinya kalo kamu Chinese?’. Kalo kamu ga punya dokumen pendukung (ga bisa cuma modal tampang doank, ya), mereka bakal nyuruh kamu ganti jadi ‘Indonesian‘.

? Bagaimana membuktikan ras gw?

Gw kurang tahu untuk ras-ras keturunan lainnya. Jawaban gw ini hanya berdasarkan pengalaman gw dan temen-temen gw yang keturunan Tionghoa. Harusnya sih, untuk ras lainnya, prosedurnya sama.

Untuk membuktikan kalo kamu Chinese, pertama, lihat akte kelahiran kamu, apakah nama kamu di sana pake nama cina? Kedua, apakah nama orang tua kamu di akte tersebut pake nama cina? Kalo salah satu dari dua poin terpenuhi, itu sudah cukup.

Namun jika nama sendiri dan nama orang tua di akte lahir sudah menggunakan nama Indonesia, bisa ngikutin tips temen gw: Menyertakan akte kelahiran dan surat ganti nama kedua orang tua yang masih pake nama cina. Tentunya ketika submit, dokumen asli harus dibawa.

Cukup ribet dan mahal buat translate sih. But worth to try. PR temen gw itu di-approved dalam waktu 2 bulan.

? Kalo gw bukan bule dan bukan Chinese, ga bakal bisa diterima donk?

Well, kalo mau ngomong blak-blak-an, kemungkinan diterima memang lebih kecil, kecuali kalo edukasimu tinggi dan pendapatanmu besar. Kenapa? Karena dengan begitu, kamu bisa memberikan kontribusi yang lebih besar untuk SG (baca: tax).

? Berapa lama prosesnya sampe dapat kabar diterima / ditolak?

Tulisannya sih rata-rata 4-6 bulan atau lebih. Tapi kenyataannya, temen gw ada yang 2 bulan udah diterima, namun ada juga yang 8 bulan belum berkabar. Yang lebih ekstrim lagi, ada yang 1,5 tahun menunggu hanya untuk ditolak.

***

Sekian informasi dari gw. Kalo ada pertanyaan lain, silakan tinggalkan di kolom komentar aja. Gw akan berusaha sebisa mungkin menjawabnya.

Share this!
Subscribe
Notify of
35 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
wulan
11 days ago

so kalo sudah jadi PR status WNI kasih kan ya? kecuali kalo benar2 ingin menjadi warga negara Singapura, begitu bukan?

atau Apabila sdh jadi PR status WNInya hilang?

Samantha
1 month ago

Kak, kalo mau apply PR harus sekolah dulu disana baru bisa ya? atau apply dulu baru daftar sekolah bisa ga?

Samantha
1 month ago

Hallo kak. Mau nanya, tahun ini saya berumur 17 tahun dan masih di kelas 2 SMA semester 2. saya berencana setelah lulus SMA untuk kuliah si Singapore dan saya lihat harga untuk inter student dan SPRs beda jauh. untuk SPRs lebih murah.

  1. Apa bisa saya menjadi SPRs? kira kira kapan waktu yg tepat untuk saya mengajukan? total biaya yang harus dikeluarkan berapa?
  2. Ketika saya sudah lulus, dan ingin kembali ke Indonesia apakah harus mengurus surat lagi atau lebih baik menunggu sampai masa berlakunya habis?
william
2 months ago

Mau tanya, saat ini saya masih berumur 19 tahun dan sedang kuliah S1, saya berencana pada usia 23-24 thn pada 2024 – 2025 untuk melanjutkan S2 LLM di Singapore, melihat jika menjadi singapore permanent residents jauh lebih murah. Apa kewajiban jika saya mendapatkan PR ?, Apakah jika saya kuliah dengan subsidi PR ada kewajiban ikatan kontrak kerja ? dan Apakah suatu saat saya dapat melepaskan atau berhenti menjadi PR ? Bagaimana langkah terbaik untuk menjadi PR ? (saya dengar harus tinggal berapa tahun dulu apakah itu benar ? dan mengingat saya masih belum bekerja dan orang tua profesional, boleh bentuknya… Read more »

ash
1 year ago

Hai..mau nanya2 dunk kali aja dpt more info.
Next month aq kan mau nikah sama Singaporean, kebetulan dia bukan pekerja tetap tapi lebih ke freelance(actor & host)

Kalo aq mau ajuin PR kira2 susah ga ya?
1. AQ kerja di multinational company dijakarta
2. Pekerjaan calon suami ga tetap jadi ga ada CPF

Mohon pencerahannya..
Terima kasih

Carmen lie
1 year ago

Haii Stefanie, mau tukar pikiran yaa…
Anak saya sekolah di Sgp dr o level skrg dia sdh lulus polytechnic Nanyang tp terikat ikatan kerja selama 3 thn krn wkt itu ambil subsudi pemerintah. Skrg ini dia sedang cari kerja tp blm diterima. Status dia masih asing belum PR. Apakah status blm PR susah utk diterima kerja disana. Apakah kl apply PR dg kondisi dia blm bekerja bisa diterima. Dia stay di Sgp sdh kira2 7 atau 8 thn. Mohon sharingnya yaa…terima kasih sebelumnya.

Putri
1 year ago

Hai mbak…trimakasih info nya…salam kenal
Sebelum nya sy mau bertanya…bln dpn sy akan menikah dengan warga negara indonesia yg kebetulan sudah PR di singapur…stelah menikah sy ingin mengajukan PR ikut suami…sedangkan pendidikan terakhir sy adalah SMA…apa bisa saya mengajukan PR dengan pendidikan sy agar bs ikut suami tinggal disana?? Trimakasih sebelum nya yah mbak…

Wemz
1 year ago

Hi apakah buku nikah yg Susan bilingual harus di legalisir lagi?

Wandy
2 years ago

Apakah translated documents seperti akta lahir butuh di legalisir?

Wandy
2 years ago

Apakah translated document butuh di legalisir?

rina
2 years ago

mau nanya nih.. kl utk cowo yg msh kuliah di singapura sedang ambil program master/phd,jika mengajukan PR apakah wajib NS atau tidak ya?

andi
2 years ago

jelas banget infonya, mau tanya. Saya employment pass holder yang seminggu lalu baru disetujuin PRnya.
Pertanyaan:
1. sekarang saya single, kalau misalnya nanti 2 tahun kemudian saya menikah dengan orang indo. Apa saya bisa bawa istri saya?

Andi
Reply to  Po Stefanie Andrianta
2 years ago

Hi Stef, sorry to hear that. By the way, this time is my 2nd attempts, the first one was also rejected. Keep trying ok!

I’ve been here for 3 years😅

Sally
2 years ago

Hi Stefanie, boleh tanya ga nih. Kalo baru 10 bulan kerja di singapore apa sudah bisa apply pr?

Sally
Reply to  Po Stefanie Andrianta
2 years ago

Iya kayaknya mending nunggu deh. Thank you infonya😊

Catherine
2 years ago

Thank you for the info. Jd Stephanie uda dpt PR nya nih?😄 kalo boleh tau temennya yg 2 bulan PR approved itu udah lama di Singapur?

Catherine
Reply to  Po Stefanie Andrianta
2 years ago

Sukses ya! Aku doakan semoga dapet 😀😀

Fitri
2 years ago

Educational certificates yg diminta ICA itu hanya ijazah S1 ke atas ya? Jadi ijazah SD sampai SMA itu ga diperlukan? Thanks.

Arif
2 years ago

Hello,

kategori ukuran gaji besar di spore di angka berapa

Trims