Jalan-Jalan Terus: Lion City, Singapore

Udah beberapa kali gw ke Singapore, tapi belom pernah sekalipun menginjakkan kaki ke Marina Bay atau Sentosa Island. Dan akhirnya, untuk pertama kalinya, beberapa minggu lalu, gw meninggalkan jejak-jejak kaki gw di sana!
Seperti biasa, tiap kali ke sana, gw ga pernah stay lama-lama di Singapore. Kenapa? Tau sendiri lah, hotelnya ga ada yang murah! Berikut tempat-tempat yang gw kunjungin.

Universal Studio Singapore (USS)

Universal Studio Singapore
Satu hal yang ga boleh ketinggalan kalo mau ke USSSunblock! Percaya deh, matahari juga betah maen di USS.

Jumat pagi, gw dan temen-temen gw memulai petualangan. Berbekal sotoy Universal Studio Singapore (USS) tiket lengkap dengan Express Pass nya, kita muter-muter seharian di Singapore. Walaupun bukan weekend, USS tetap saja ramai. Untungnya kita semua beli Express Pass, yang walau harganya relatif mahal (SGD 93 – SGD 63 untuk tiket dan SGD 30 untuk Express Pass), tetapi udah mencegah kita dari kebetean yang dikarenakan antrian panjang.
Ada beberapa theme di dalem USSDesign bangunannya dan atraksinya pun, mengikuti theme tersebut.
USS Map

Hampir semua atraksi dan pertunjukkan gw coba dan gw tonton. Dari yang santai, memacu adrenalin, sampai yang membuat pakaian basah kuyup. Ada dua atraksi yang menurut gw berkesan yaitu Transformers: The Ride dan Revenge of the Mummy. Kalo ke USS, harus banget nyobain dua permainan itu! Denger-denger, Transformers: The Ride itu one of the best theme park attraction in the world!

Transformers: The Ride
Transformers: The Ride adalah roller coaster yang memang di-design dengan amazing. Saat kita berada di dalamnya, kita disajikan film-film 3D yang membuat kita seolah-olah menjadi salah satu pemainnya. Dari adegan berkelahi, kejar-kejaran, menghindari benda-benda yang dilemparkan musuh, sampai jatuh dari gedung tinggi. Pokoknya best ride ever! Kita serasa benar-benar masuk ke dalam cerita!
The Ride, Revenge of the Mummy
Revenge of the Mummy juga roller coaster dengan film-film 3D di dalamnya, mirip seperti Transformers: The Ride. Hanya saja, Revenge of the Mummy itu high-speed roller coaster. Jadi saat menaiki atraksi ini, pengunjung tidak diperbolehkan membawa tas atau barang-barang lain. Semua tas dan kamera disimpan di dalam loker.
Selain atraksi, gw juga suka sama show nya seperti Shrek 4D dan Lights! Camera! Action! Hosted by Steven Spielberg, dan Waterworld live performance. Semuanya bikin gw ngakak sekaligus amazed!
Sangat disayangkan, Battlestar Galactica udah tutup secara permanen sebelum gw sempat nyobain, denger-denger sih ada Technical Problem. Terlepas dari itu, we had a great time there!

 

Mejeng di depan Far Far Away Kingdom

 

Nyobain kacamata di souvenir shop 😀

 

Let’s Go
Water world show place
Look at me!  I’m so fluffy!
Foto sama ‘big brother‘ Po

 

S.E.A Aquarium

Oceanarium terbesar di dunia. Konsepnya mirip seperti Sea World Indonesia, hanya saja ini lebih besar dari ukuran, jenis spesies, dan total hewannya, membuat harga tiket masuknya pun, jauh lebih mahal dibanding Sea World, yaitu SGD 32.
Bukan cuma ikan yang bisa dilihat di sini, tapi ada juga spesies-spesies laut lainnya seperti bintang laut, kuda laut, belut listrik, puffer fish, ikan yang bisa jalan di darat (serius!), gurita, berbagai jellyfish sampai yang gw ga tau namanya dan bahkan bikin gw tercengang dan berpikir: ‘Ada ya binatang kaya gini?’ atau ‘Oh, binatang ini bukan cuma di Pokemon doank!’

Berikut gambar-gambarnya:

 

 

 

 

 

 

 

 

Marina Bay + Shopping

Keesokan harinya, rencana mengunjungi Garden by the Bay sore-sore dibatalkan. Dikarenakan cuaca yang terlalu panas dan masing-masing dari kita punya acara sendiri-sendiri.

Rencana gw: mengarungi Orchad – Somerset bersama sahabat gw tercinta! Bagian shopping-nya ga perlu diceritain terlalu detail, karena gw yakin semua sudah ahli dalam hal ini! 😀

Bertemu kembali dengan sahabat yang hilang ratusan tahun lalu 😛

Setelah beres shopping dan makan malem, barulah kita ke Marina Bay buat ngeliat Garden by the Bay Light Show dan melihat suasana garden di malam hari.

Garden by the Bay Light Show cukup singkat, lebih kurang sekitar 10 menit. Gabungan permainan warna, lampu di sekeliling super trees ternyata keren juga. Warna yang berubah-ubah kadang bikin gw berkhayal sendiri. Beberapa detik terlihat super tree biru nan elegan, dan beberapa detik kemudian berganti jadi ungu tua layaknya rumah hantu. Lalu berganti menjadi berwarna-warni seolah memancarkan kebahagiaan. Malah, gw sempat membayangkan ada puteri Fiona yang terperangkap di dalam super tree (yang dalam khayalan gw bagai castle tinggi mengerikan), menunggu untuk diselamatkan.

Garden by the Bay Light Show
Setelah itu, gw dan teman-teman gw duduk-duduk di sekitar Marina Bay buat nonton Wonder Full: Light and Water Show. Dari segi konsep, four thumbs up! Baru pertama kalinya gw ngeliat show semacam ini. Tapi dari segi cerita, menurut gw agak kurang. Setelah show selesai, gw sama temen gw semua pada ketawa-ketawa. Bukan, bukan karena lucu. Tapi karena kita semua ga ada yang ngerti pesan apa yang gw dapet dari show tersebut.
Sebenernya, ga puas ke Singapore cuma sebentar doank. Masih ada beberapa tempat yang mau gw kunjungin, termasuk Garden by the Bay pada pagi hari. See you next time, Lion City 😀
Share this!

1
Leave a Reply

1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of

Tiap kali ke sing selalu kesini ~.~ Pertama kali sih asyik, lama-lama bosan juga hehe 🙂